Sehari-harinya pria ini bekerja sebagai wakar di salah satu gudang sembako tak jauh dari bangsal tempat tinggalnya.
Menurut keterangan Erwin (41) yang merupakan teman dekatnya, mengatakan almarhum tersebut baru empat hari pindah ke bangsalnya, yang sebelumnya tinggal di kawasan Kemakmuran.
"Iya, baru pindah empat hari dan baru kenal, tetapi langsung diangkat anak sama beliau. Dia pernah menikah, tapi istrinya meninggal dan tidak punya anak," katanya.
Selama mengenal almarhum tersebut, ia memiliki riwayat sakit asam lambung.
"Dia ngomong sama saya, kalau sakit asam lambung, dan dua hari sebelumnya juga seperti buang perangai, kalau misalnya ada apa-apa sama saya barang-barang kamu ambil saja, saya juga tidak punya keluarga, kamu saja yang ngurusin saya selama di sini," ungkap Erwin saat ditemui tadi.
Sementara itu, Ketua RT 66, Helmi (50) mengatakan juga baru mengetahui jika almarhum tersebut tinggal di bangsalan tersebut.
"Bilang itu baru empat hari dan saya baru tahu juga kemarin (Jumat 20/11/2020). Karena, warga saya bilang baru pindah beberapa hari dan sempat ketemu juga, saya tanyain tinggal sama siapa, dia bilang sendiri saja," pungkasnya.
Saat ini jenazah telah dievakuasi ke RSUD A.W.Sjahranie guna dilakukan visum dan kemudian akan dikebumikan.
Penulis: Nancy
Editor : Bambang Irawan