Pasca mengalami luka bacok di kedua tangannya hingga urat nadi putus, Mahadir tak bisa lagi mengendarai sepeda motor. Padahal, keahlian itu amat penting. Lantaran ia menggantungkan hidup dari profesi ojek online untuk mencari nafkah bagi istri dan empat anaknya.
Di saat yang sama, ia juga perlu biaya tak sedikit guna memenuhi biaya perawatan memulihkan tangannya, akibat luka bacok tersebut.
"Saya, sudah tidak bisa cari nafkah, karena belum bisa kendarain motor. Untuk biaya operasi saja sebanyak dua kali, harus hutang sana sini," kata Maulana saat ditemui di Mako Polsek Samarinda Ulu, Rabu (11/11/2020)
"Ini sudah habis Rp30 juta. Itu, untuk operasi dua kali. Belum lagi untuk biaya terapi, seminggu sekali harus mengeluarkan Rp150 ribu," sambungnya.
Untuk itu, ia berharap dari pihak keluarga pelaku bersedia bertanggung jawab dan membantunya.
"Ya, kalau saya maunya mereka tanggung jawab, karena akibat perbuatan pelaku ini saya tidak bisa cari nafkah untuk anak saya dan istri. Bahkan, harus ngutang kemana-mana," bebernya.
Ia juga mengaku sedih, mengetahui pelaku dinyatakan gangguan jiwa. Ia bahkan khawatir jika nanti dinyatakan sembuh, lalu melakukan tindak kriminalitas.
"Ya, kalau misalnya seperti itu, nantinya kalau dia dinyatakan sembuh, berbuat lagi. Artinya itukan pembiaran," tandasnya.
Penulis: Nancy
Editor : Rusdi