Salah satu yang mendatangi lokasi adalah Agus Gazali, Ketua RT 30 Kelurahan Sungai Dama Kecamatan Samarinda Ilir.
Agus mengaku, mendapat laporan warga, bahwa ada sebuah truk yang meluncur mundur dan menabrak bangunan.
Benar saja, saat sampai di lokasi, Agus mendapati sebuah truk fuso warna oranye asal Surabaya Jawa Timur, dengan Nopol P 8869 UV yang menabrak toko ban serta percetakan.
"Ya, syukur saja tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materil. Yang rusak parah itu percetakan, kalau toko ban atap serta plang toko, saja" kata Agus, menceritakan dampak kejadian pada pukul 02.00 WITA tersebut.
Sementara Adi, yang tak lain pengemudi truk mengatakan kendaraan yang dikemudikannya tersebut hendak menuju Pulau Atas Kecamatan Sambutan, untuk mengantar pesanan besi, dari Surabaya.
"Iya, dari Surabaya mau antar pesanan ke Pulau Atas," katanya.
Ditambahkannya, saat hendak menanjak di gunung manggah, tiba-tiba as roda belakang patah, sehingga dirinya tak bisa mengendalikan truk yang dikemudikannya.
"As roda patah by, saat itu saya langsung ngerem tapi tidak mampu dan rem tangan juga tidak bisa. Jadi, langsung liat spion kiri kanan, dan mengarahkan ke kanan karena sepi," bebernya.
"Kalau misalnya lurus, takut ada korban. Tetapi, untung saja kondisi sepi," sambungnya.
Akibat dari, kecelakaan tersebut, kemacetan panjang pun terjadi dan petugas dari Satlantas Polresta Samarinda tengah melakuman pengaturan lalu lintas, sambil menunggu evakuasi truk tersebut dengan menggunakan alat berat.[]
Penulis: Nancy
Editor : Rusdi