"Pengendara itu ngakunya disuruh beli. Mirasnya langsung kami ambil orangnya kami data karena tidak mengenakan masker," kata Camat Samarinda Utara, Syamsu Alam yang ikut dalam razia Kamis (9/9/2020) malam tadi.
Tim gabungan yang terdiri dari TNI/Polri, Satpol PP, kecamatan serta kelurahan, memang sedang gencar melakukan sosialisasi, terkait dengan Perwali No.43 tentang penerapan protokol kesehatan di masa Pandemi Covid-19.
Pengendara baik roda dua maupun roda empat yang melintas di Jalan Wahid Hasyim 1 tepatnya di depan pintu masuk Stadion Sempaja dihentikan petugas terutama yang tak mengenakan masker, untuk kemudian dilakukan pendataan dan diberikan masker.
"Mereka kami data sesuai dengan KTP, kalau nantinya melanggar kedua kalinya, diberikan sanksi sosial dan kalau ketiga kalinya langsung denda," sebut Syamsu Alam lagi.
"Selain itu kami juga menyasar ke kafe-kafe di Jalan Perjuangan, hanya beberapa yang ditindak, karena sebagian muda-mudinya telah menerapkan protokol kesehatan. Petugas hanya memberikan imbauan serta sosialisasi," sambungnya.
Selanjutnya Syamsu Alam berharap di setiap wilayah bisa lebih patuh dan taat dalam penerapan protokol kesehatan.
"Mudahan kegiatan razia masker ini bisa viral, setelah banyak diberitakan dan ada cerita dari mulut ke mulut, sehingga masyarat Samarinda semuanya taat aturan, kalau Covid-19 ini tidak main-main, perlu ada penanganan," kata Syamsu Alam. (*)
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur