Awalnya si balita meminta makan kepada neneknya tapi saat si nenek kembali setelah mengambil makanan si cucu sudah tak terlihat di tempatnya semula. Saat itu, kondisi pintu rumah bagian depan terkunci sedangkan pintu belakang terbuka dan di dalam rumah tersebut terdapat lima orang yakni om dan tante si bali termasuk sang nenek. "Dia minta makan, saat saya mau kasih, dicari-cari tidak ada," kata Kholifah, nenek korban. "Cucu saya ini dititip kesini, karena bapaknya kerja di Melak, Kutai Barat dan ibunya juga kerja, sudah sering memang dititip dan pagi tadi baru dibawa lagi," sebut wanita berusia 60 tahun ini.
Kanit Inafis Polresta Samarinda, Ipda Yitno Hadi mengatakan dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), dugaan kuat anak tersebut terjatuh ke anak sungai yang ada di balakang rumah. "Dugaannya terjatuh, namanya anak-anak main-main dan kami juga memasang garis polisi, yang diduga korban terjatuh," papar Yitno.
Hingga berita ini diturunkan pencarian masih dilakukan dengan penyisiran dari pihak relawan maupun warga sekitar, mulai dari anak sungai yang bermuara menuju Sungai Karang Mumus. (*)
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur