Bupati Berau, Muharram yang mendapat kabar, bergegas mengunjungi rumah sakit dan memastikan kondisi korban.
Saat ditemui awak media di Ruang Bougenvile, Muharram menyebut kondisi korban dinilai cukup parah.
"Kakinya ada yang terbakar, selain itu, ada yang muka lebam. Tapi secara umum, saya melihat masih dapat diobati dan dapat pulih kembali," terangnya.
Sebab, dari kesekian korban, tidak ada yang cidera di area vital. "Memang ada yang di kepala, intinya tidak terlalu parah. Mudah-mudahan dengan kondisi perawatan yang cepat, mereka bisa pulih kembali," lanjutnya.
Namun demikian, agar kejadian naas itu tidak terulang kembali, dirinya mengingatkan agar pemilik-pemilik kapal lebih mengedepankan keselamatan.
"Termasuk yang saya lihat ini karena kapalnya bawa tabung gas, boleh jadi itu yang menjadi sumber ledakan," ungkapnya.
Bupati mengaku belum dapat memberi komentar. Lantaran, pihak aparat keamanan masih menyelidiki insiden ini. Sebelum meninggalkan rumah sakit, dirinya sempat memberi santunan kepada korban.
Salah satu korban menyebutkan kapal tersebut milik Pak Edy. "Iya kapal itu milik Pak Edy, saya sebagai Anak Buah Kapal (ABK)," ujarnya.
Korban ini belum bisa mengingat dengan jelas terkait kronologi kejadian karena masih trauma dan merasa pusing.
Penulis : Indra
Editor: M.Huldi