Keikutsertaan itu membuka kesempatan bagi Bankaltimtara dalam hal pengelolaan sampah di Paser, khususnya terkait pembiayaan dan ekosistem keuangan pengelolaan sampah melalui pembayaran iuran maupun pembelian lewat bank sampah secara non tunai.
Menurut Yudhi Susatyo, keikutsertaan mereka merupakan wujud dukungan Bankaltimtara kepada Pemerintah Kabupaten Paser dalam pengelolaan sampah secara terpadu dan berkelanjutan yang dimulai dari Kecamatan Tanah Grogot
"Melihat proses pengelolaan sampah yang dilakukan PT. Saung Urai Sampah Indonesia, ada potensi yang cukup besar pada peningkatan perekonomian masyarakat," ucap Yudhi Susatyo kepada Korankaltim.com Rabu (28/2/2024).
Sebagai bentuk komitmen Bankaltimtara cabang Tana Paser, Yudhi menegaskan mereka siap untuk mendukung sisi pembiayaan pengelolaan sampah melalui prinsip-prinsip pemberian kredit yang sehat.
"Segala bentuk pembiayaan pengelolaan sampah akan kami dukung, tentunya berdasarkan penilaian pemberian kredit yang sehat," tegasnya.
Tidak hanya pembiayaan dalam melaksanakan kegiatan pengelolaan sampah, namun dari sisi pengelolan keuangan pengelolaan sampah juga akan didampingi sehingga usaha masyarakat dalam mendukung program pengelolaan sampah pemerintah tetap bisa berjalan dengan sehat.
"Tidak hanya sekadar pemberian kredit kepada usaha masyarakat, tapi kami juga siap untuk melakukan pendampingan pengelolaan keuangan pengelolaan sampah," ucapnya.
Tujuan dari pengelolaan sampah, selain mewujudkan Zero Waste juga bisa memberikan dampak pertumbuhan perekonomian di masyatakat. "Tujuan utamanya zero waste, ini sesuai dengan visi Bankaltimtara menjadi The True Regional Champion yang Kuat, Kompetitif dan Kontributif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang berkualitas dan berkelanjutan," tutup Yudhi.
Editor: Aspian Nur