Terkait pemberian pupuk tersebut, Fransiskus W Purekh, Ketua Tim 11 perwakilan petani sawit terdampak lintasan tambang menjelaskan, petani sawit yang menerima bantuan terdampak langsung dengan aktivitas pertambangan perusahaan tersebut.
"Kami merasakan dampak dari aktivitas pertambangan ini, dengan adanya program bantuan pupuk ini sangat membantu kami, semoga saja hasil panennya nanti bisa lebih baik lagi," harap Fransiskus.
Penyerahan pupuk dilakukan sebagai bentuk kompensasi petani sawit karena perusahaan melintasi jalan yang dekat dengan kebun sawit warga. Perhitungannya, setiap warga menerima bantuan pupuk untuk dua baris sawit di sepanjang tepi jalan.
Berdasarkan data yang dikumpulkan sebanyak 63 orang pemilik kebun sawit sepanjang lintasan jalan hauling dengan jumlah 2.437 pokok sawit terdampak.
"Dihitung dulu, dua pokok sawit di setiap kiri dan kanan jalan baru ketemu hasilnya, saat ini sudah diserahkan 15 karung pupuk NPK Kebomas," sebut Fransiskus lagi.
Terpisah, Ketua BPD Bukit Seloka Petrus Kanisius Kallu menyebut pemberian pupuk menjadi kewajiban bagi setiap pelaku usaha pertambangan kepada masyarakat.
"Terkait dengan realisasi pupuk ini kami sangat berterima kasih karena pihak perusahaan telah melaksanakan kewajibannya kepada masyarakat, apalagi pemberian pupuk ini juga sesuai dengan keinginan masyarakat beserta kesepakatan dengan perusahaan," sebutnya.
Editor: Aspian Nur