Bersama Staf Ahli Bidang hukum dan Pemerintahan Amiruddin Ahmad dan Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Paser Soraya, kedatangan rombongan tersebut bertujuan untuk meminta dukungan penuh dan perhatian dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timurdalam hal penyaluran anggaran bantuan keuangan (Bankeu).
"Masih ada berbagai sektor yang memerlukan perbaikan di Paser. Untuk melaksanakan pebaikan ini diperlukan anggaran yang cukup besar dan tidak bisa jika hanya mengandalkan APBD Paser saja, makanya diperlukan dukungan dari berbagai pihak diantaranya Pemprov Kaltim," ucap Syarifah kepada Korankaltim.com Sabtu (29/7/2023) hari ini.
Selain permasalahan infrastruktur jalan dan jembatan, juga yang masih perlu pembiayaan antara lain sektor pendidikan, kesehatan serta sektor pariwisata.
"Di sektor pariwisata misalnya, diperlukan perbaikan pada sarana jalan menuju obyek wisata, belum lagi permasalahan fasilitas di tempat tersebut," paparnya.
Hingga saat ini, tercatat terdapat 120 obyek wisata di Paser yang kondisi infrastruktur jalan menuju lokasinya masih perlu dibenahi.
"Sektor wisata menjadi pendukung perkembangan perekonomian masyarakat, terutama di sektor UMK (Usaha Kecil dan Menengah)," papar Syarifah.
Hadi Mulyadi mengapresiasi pro aktifnya Pemkab Paser dan menegaskan pemprov memberikan dukungan penuh, terlebih kabupaten tersebut jadi Penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
"Pemerintah Provinsi senantiasa memberikan dukungan kepada Pemerintah Kabupaten Paser. Sudah seharusnya Paser melaksanakan percepatan pembangunan, apalagi mereka juga kabupaten penyangga IKN," ujar Hadi Mulyadi.
Editor: Aspian Nur