Anggaran tersebut disiapkan pemkab lewat Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Paser untuk peningkatan kesejahteraan petani, melaksanakan pembangunan dan peningkatan jalan usaha tani di 32 desa di Paser.
Kepala Bidang Prasarana pada Dinas Pertanian, Tanaman Panagan dan Holtikultura Paser Muhammad Syaukani menyebut, pelaksanaan pembangunan dan peningkatan jalan usaha tani di tahun 2023 tengah memasuki tahap persiapan. “Masih persiapan, dan nantinya akan masuk dalam tahap perencanaan, untuk pengerjaannya di tahun 2023 ini,” jelas Syaukani.
Pelaksanaan pembangunan dan peningkatan jalan usaha tani juga memperhatikan dominasi petani di masing-masing kecamatan. “Satu diantara indikator kami dalam melaksankan peningkatan dan pembangunan yakni luasan pertanian di masing-masing kecamatan,” paparnya.
Saat ini ada lima kecamatan yang menjadi sektor pertanian, yakni Kecamatan Longkali, Longikis, Paser Belengkong, Tanah Gtogot dan Kuaro. Untuk kecamatan lainnya tetap ada pelaksanaan pembangunan dan peningkatan jalan usaha tani.
“Lima kecamatan ini masih dominan sektor pertanian, makanya kami mencoba me-lakukan upaya peningkatan di sektor prasarananya,” papar Syaukani.
Instansi yang dipimpinnya masih melakukan verifikasi terhadap usulan jalan usaha tani atau jalan perkebunan masyarakat. Jalan usaha tani bertujuan untuk me-ningkatkan sektor pertanian masyarakat, seperti pertanian padi, jagung dan palawija. “Kami harus mengutamakan sektor pertanian, kalau untuk jalan kebun masuk di Dinas Perkebunan,” ucap Syaukani.
Editor: Aspian Nur