Kegiatan tersebut juga dibarengi dengan Nonton Bareng (Nobar) pertandingan sepak bola Timnas U-17 Indonesia melawan Palestina.
Wakapolres Paser Kompol Irawan Setiyono menjelaskan, kegiatan tersebut penting sebagai bentuk solidaritas dan dukungan terhadap kondusifnya lingkungan di Kabupaten Paser.
"Agenda silaturahmi dan doa bersama ini sangat penting untuk dilaksanakan setelah tragedi Kanjuruhan," ucap Kompol Irawan Setiyono kepada Korankaltim.com disela kegiatan malam tadi.
Tragedi tersebut selain menjadi duka bersama juga menjadi pelajaran dan pengalaman yang sangat berharga dan dirinya berharap hal tersebut tidak terjadi lagi, terutama di Paser.
"Saat ini kami hanya bisa menjadikan peristiwa Tragedi Kanjuruhan sebagai pengalaman dan pelajaran. Begitu berharganya nyawa setiap orang yang tidak bisa dibandingkan dengan harta dan benda," papar Setiyono.
Dalam waktu dekat, di Paser juga akan dilaksanakan even olahraga besar Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) VII/2022 yang akan dihadiri ratusan atlet se-Kalimantan Timur dan Setiyono berharap seluruh masyarakat mensukseskan ajang tersebut dengan tetap menjaga kondusifitas lingkungan. "Kami harap even ini bisa terlaksana dengan baik dan kondusif," tutup Setiyono.
Penulis : Dwi Cahyo
Editor: Aspian Nur