Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Paser Lukman Dharma menyampaikan, program tersebut dilaksanakan untuk mengingatkan masyarakat akan bahaya api.
"Satu unit pemadam kebakaran melaksanakan patroli dan akan berhenti di beberapa titik yang mudah diketahui oleh masyarakat," ucap Lukman Dharma, Jumat (8/4/2021).
Dengan diketahuinya unit pemadam oleh masyarakat tersebut, ia menilai masyarakat akan berpikir apakah terjadi kebakaran di sekitar lokasi tersebut. Kemudian secara tidak langsung juga akan meningkatkan kewaspadaan masyarakat.
"Meningkatnya kewaspadaan masyarakat, akan membuat masing-masing orang berpikir keamanan di rumahnya. Terutama pada benda yang bisa menimbulkan percikan api," terangnya.
Disampaikan untuk tahap awal pihaknya melaksanakan pos taktis di sembilan titik. Yakni, Pasar Senaken, Kantor Desa Tapis, Jl Gajah Mada, persimpangan SPBU Desa Tepian Batang, persimpangan Masjid Syuhada Kelurahan Tanah Grogot, Alfamidhi Desa Jone, persimpangan Masjid Bina Islam Kelurahan Tanah Grogot, persimpangan Desa Tanah Periuk, dan di Jl Kapten Piere Tandean.
"Nanti akan kami evaluasi kembali dan melihat animo masyarakat. Jika baik akan bisa dilaksanakan juga setelah Ramadan," pungkasnya.
Penulis: Dwi Cahyo
Editor: Supiansyah