Hj Syarifah Masitah Assegaf menyampaikan warga di Desa Segendang Kecamatan Batu Engau mengeluhkan lantaran di desa tersebut belum dilaksanakan pemasangan KWH meter dan kabel ke rumah- rumah oleh pihak PLN.
"Kami terima keluhan dari warga Desa Segendang katanya sampai saat ini rumah warga belum dipasang KWH meter listrik, dan kabel juga belum terpasang karena mereka melihat di Lomu sudah ada tiga RT yang teraliri listrik," ujar Masitah. Sabtu (18/12/2021).
Brkaitan dengan warga di RT04 Desa Lomu Kecamatan Batu Engau yang berbatasan langsung dengan Kalimantan Selatan juga mengharapkan ke depan bisa teraliri listrik, Ia juga menyampaikan perusahaan Binamas juga berkenan membantu pemasangan jaringan listrik menuju RT 04 tersebut.
"Untuk Desa Lomu sudah teraliri listrik, tinggal RT 04 saja yang belum ada jaringan listriknya. Masyarakat sudah koordinasi dengan pihak perusahaan untuk membantu pemasangan jaringan listrik dan pihak perusahaan bersedia," terangnya.
Selanjutnya Wabup menyampaikan desa-desa lain akan menyusul mendapatkan aliran listrik, sejumlah desa yang di tahun 2021 baru dialiri listrik yakni Desa Sunge Batu Kecamatan Paser Belengkong, Desa Prepat dan Desa Sungai Langir Kecamatan Tanah Grogot, Desa Lomu dan Desa Riwang Kecamatan Batu Engau, Desa Muara Adang Kecamatan Longikis.
Sementara itu masuk dalam perencanaan di Tahun 2022, yakni Desa Swan Selutung Kecamatan Muara Komam, Desa Lambakan Kecamatan Longkali, Desa Segendang dan Desa Pengguren Jaya Kecamatan Batu Engau.
"Kami minta dari Pihak PLN juga bisa segera menyelesaikan penyambungan dan pemasangan jaringan listrik oesetiap desa. Sehingga tidak ada lagi desa di Kabupaten Paser yang belum teraliri listrik," pungkasnya.
Penulis : Dwi Cahyo
Editor : Bambang Irawan