"Tentu kami sebagai masyarakat adat sangat terbantu dengan bantuan dari Polda Kaltim ini. Apa lagi sekarang ini masih pandemi, yang sudah pasti berdampak ke perekonomian masyarakat," ucap Midin, Selasa (28/9/2021).
Menurutnya sinergi antara Polda Kaltim dan DAD Paser sebagai salah satu Ormas, tentu sangat di butuhkan. Terlebih lagi dalam upaya menjaga dan merawat kondusifitas lingkungan.
"Dengan sinergi tentu akan membawa pada rasa aman dan kondusif. Sehingga setiap permasalahan di masyarakat juga bisa diselesaikan dengan baik tanpa ada yang dirugikan dari masing-masing pihak yang berbeda pendapat," jelasnya.
Ia meminta kepada masyarakat agar bijak dalam bersosial, terlebih lagi melalui sosial media. Sehingga tidak menimbulkan kegaduhan di lingkungan masyarakat adat.
"Kami harap seluruh masyarakat di Kabupaten Paser dan Kalimantan Tumur, agar dapat bijak saat bersosial dengan masyarkat secara luas. Kemudian berhati-hati saat menggunakan sosial media. Sehingga tidak menimbulkan kegaduhan di masyarakat," terangnya.
Ia juga mengharapkan agar segenap masyatakat Adat bisa bergandengan tangan untuk mendukung pembangunan daerah. Terlebih lagi saat ini Kalimantan timur ditetapkan sebagai Ibu Kota Negara (IKN) baru.
"Sebagai anak bangsa kita boleh melakukan kritik terhadap pemerintah akan tetapi tetap dilakukan secara baik yang mencerminkan sebagai masyarakat adat itu sendiri, demi kemajuan bangsa, anak cucu kita di kemudian hari agar masa depan mereka lebih maju dan berkwalitas. Apalagi wilayah Kaltim akan dijadikan Ibu Kota negara, oleh karenanya sebagai masyarakat adat berkewajiban memberikan saran dan pendapat yang positif kepada pemerintah demi kemajuan bumi Kalimantan dan Indonesia pada umumnya," pungkasnya.
Penulis : Dwi Cahyo
Editor : Bambang Irawan