Jasad ditemukan dengan radius 4 kilometer dari tempat awal hilangnya Khairudin, tepatnya di anak DAS Kandilo. Yakni di Jembatan Sungai Seratai, Gang Bersama RT 8, Desa Sungai Tuak, Kecamatan Tanah Grogot.
Komandan regu BPBD Paser Agus Purwoko menyampaikan bahwa jenasah ditemukan dalam posiai tengkurap dan tanpa busana.
"Jenazah sudah ditemukan. dengan posisi tengkurap. oleh nelayan yang sedang memasang jaring ikan," ucap Agus Purwoko.
Kondisi Khairudin ditemukan masih utuh, hanya terdapat luka yang diduga gigitan ikan kecil.
"Untuk kondisi jenazah masih seperti semula. Ada luka-luka kecil bekas gigitan ikan," terangnya.
Setelah dievakuasi dan dibawa ke posko Penanggulangan Bencana, pihak keluarga langsung menyambut jenazah udin. Selanjutnya pihak keluarga meminta kepada petugas agar jenazah bisa di bawa pulang kerumah untuk segera di makamkan.
Kasat Polair Polres Paser AKP. Suwarno menyampaikan, sebelum pihak keluarga membawa jenazah Udin. Terlebih dahulu menegaskan kepada pihak keluarga terkait dengan kebenaran almarhum merupakan jenazah Khairudin.
"Karena permintaan keluarga yang juga menolak untuk di autopsi. Maka kami tadi tegaskan duku apakah benar ini jenazah Khairudin. Setelah dipastikan kebenarannya oleh pihak keluarga, kami langsung serahkan jenazah kepada pihak keluarga," jelas AKP Suwarno.
Jasad pun langsung dibawa keluarga ke kediamannya di Jalan Sultan Abdurahman, Kelurahan Tanah Grogot, Kecamatan Tanah Grogot. untuk dimakamkan.
Penulis : Dwi Cahyo
Editor: Aspian Nur