Hal ini dilakukan mengingat saat ini masih masa pandemic Covid-19 sehingga protocol kesehatan ketat diberlakukan dan pelantikan digelar dengan tidak membuat kerumunan karena banyaknya pejabat yang dilantik.
Dalam sambutannya, Masitah menegaskan Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan pelayan, bukan penguasa.
“ASN masa kini adalah pelayan dan bukan penguasa, bertanggung jawab atas kegiatan dan anggaran tidak hanya tersampaikan tetapi juga dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ucap Masitah.
Dengan adanya pejabat fungsional, diperlukan pengelolaan manajemen kepegawaian yang berbeda. Selain itu ia juga meminta agar para pejabat fungsional juga proaktif dalam memahami hak, kewajiban, serta peraturan yang berlaku.
“Dengan menjadi proaktif, maka pejabat fungsional lebih memahami dalam mengumpulkan angka kredit. Selain itu persepsi jabatan fungsional merupakan jabatan mandiri dan dapat bekerja seenaknya juga bisa diluruskan. Untuk itu kami berpesan, terutama pada instansi terkait atau instansi pembina dan pimpinan harus memastikan apa yang dikerjakan oleh pejabat fungsional sejalan dengan sasaran unit kerja organisasi,” paparnya.
Setelah dilantik secara resmi, Masitah berharap 162 pejabat fungsional bisa mempercepat pencapaian visi misi pemerintah Paser. Diharapkan mereka semua memiliki etos kerja yang kuat, pekerja keras dan pekerja cerdas, dinamis, berintegritas, terampil serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin berkembang.
Penulis : Dwi Cahyo
Editor: Aspian Nur