Basri menyampaikan kunjungan tersebut sebagai upaya untuk memberikan motivasi bagi para ustaz dan ustazah yang berada di TPA Desa Sempulang.
“kehadiran kami di sini untuk memberikan motifasi kepad ustaz dan ustazah yang mengelola TPA ini. Mereka masih terus berupaya untuk memberikan pembelajaran Baca Tulis Alquran, meskipun saat ini honor para ustaz dan ustazah masih dibahas dalam rancangan Perda,” ucap Basri, Kamis (11/2/2021).
Ia menjelaskan dalam Perda tersebut nanti akan diatur berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan ustaz dan ustazah di Kabupaten Paser. Ia berharap Perda tersebut bisa terealisasi, sehingga pembelajaran agama di TPA juga bisa berjalan dengan maksimal.
“nanti akan ada Pansus yang dibentuk untuk membahas tentang Raperda berkaitan pembaca dan penghafal Alquran. Di dalamnya nanti akan diatur berkaitan dengan honor bagi pendidik di TPA. Semoga ssaja tidak ada halangan untuk penyusunan Raperda ini, sehingg di tahun 2022 sudah bisa direalisasikan,” harapnya.
Dalam kunjungannya tersebut, ia juga menyerahkan bantuan sebab pihak pengelola TPA berencana melakukan renovasi pada bangunan TPA. Ia mengatakan santri di TPA tersebut mencapai 60 orang. Sementara itu kapasitas santri di TPA tersebut hanya mampu menampung 30 sampai 45 santri. Sehingga untuk saat ini pihak ustaz dan ustazah harus melakukan pembelajaran secara bergantian.
“Memang ada rencana dari ustaz dan ustazah untuk merenovasi TPA ini, tapi mereka terkendala dengan anggaran. Kami ke sini juga untuk sedikit membantu TPA ini, semoga saja bantuan yang kami salurkan ini bisa memberikan motifasi baik bagi ustaz dan ustazahnya maupun bagi wali santri,” pungkasnya.
Penulis : Dwi Cahyo
Editor : Bambang Irawan