Kepala Dinas Perhubungan Paser Inayatullah melalui Kepala Bidang Hubungan Darat, Tri Gunawan menjelaskan lampu PJU yang tidak menyala tersebut dikarenakan perlu dilakukan perbaikan di beberapa titik.
"Betul, memang lampu PJU dari simpang empat SPBU tepian Batang sampai di Gapura Tanah Grogot sering mati. Karena memang ada beberapa titik kerusakan," ucap Tri Gunawan. Kamis (8/10/2020).
Ia mengaku untuk melakukan perawatan terhadap lampu PJU tersebut. Pihak Dishub Paser membutuhkan penambahan anggaran.
"Biaya perawatan sampai saat ini masih minim. Sehingga tidak bisa meng-cover seluruh ruas jalan. Tapi kami sudah memilah lokasi yang menjadi prioritas," terangnya.
Ia juga menjelaskan Pemerintah Kabupaten Paser sudah menyediakan anggaran sebesar Rp320 juta. Namun anggaran tersebut belum bisa mengkl-cover seluruh kebutuhan perbaikan lampu PJU.
"Kami ada anggaran sebesar Rp320 juta. Tapi anggaran tersebut sudah kami alokasikan untuk memperbaiki lampu PJU yang berada di wilayah dalam kota, seperti di Jl Noto Sunardi, Jl Jenderal Sudirman dan Jalan Yos Sudarso," terangnya.
Sekurangnya 80 persen upaya perbaikan sudah berjalan. Ia menyebutkan terdapat 2.800 PJU di wilayah Kabupaten Paser. Tentunya dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah.
"Upaya perbaikan dan perawatan sangatlah penting. Namun karena anggaran yang ada tersebut difokuskan ke darah dalam kota. Sehingga untuk di wilayah perkotaan dan kecamatan belum bisa ter-cover," pungkasnya.
Penulis : Dwi Cahyo
Editor : Bambang Irawan