Hal itu ditegaskan Yessi usai dilantik oleh KONI Kaltim sebagai ketua KONI Mahulu yang baru di Samarinda Selasa (7/4/2026) malam tadi yang sekaligus jadi momen ajang penegasan komitmen untuk membangun sistem pembinaan atlet yang lebih terarah dan kompetitif.
Yessi mengajak seluruh pengurus dan insan olahraga untuk bersatu serta meninggalkan ego sektoral demi mencapai tujuan bersama. “Kami satu tim, satu keluarga dengan satu tujuan, membawa harum nama Bumi Urib Gariman,” tegasnya.
Yessi juga memberikan perhatian khusus kepada cabang olahraga yang telah lolos babak kualifikasi (BK) dan menantang para pengurus cabang olahraga untuk menghadirkan inovasi dalam pola pembinaan atlet. “Saya menantang pimpinan cabang olahraga untuk tidak terjebak dalam latihan yang itu-itu saja. Berikan ide-ide segar, ciptakan terobosan, dan kita susun strategi yang cerdas, bukan sekadar kerja keras,” sebut Yessi.
Kesiapan atlet secara menyeluruh baik dari segi fisik, mental maupun teknis sangat penting agar mampu bersaing secara optimal di ajang Porprov mendatang. Perjuangan meningkatkan prestasi olahraga tidak hanya berorientasi pada perolehan medali, tetapi juga menjadi bagian dari kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah. “Keseriusan kita bukan hanya tentang medali. Ini adalah bentuk komitmen dalam mendukung program pembangunan daerah, termasuk 100 hari kerja Kabupaten Mahakam Ulu,” ucapnya.
Olahraga memiliki peran strategis dalam membangun kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat kebanggaan daerah. “Jika pemerintah bekerja membangun infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat, maka kita di bidang olahraga bertugas membangun kualitas SDM dan kebanggaan daerah. Olahraga harus menjadi lokomotif pembangunan agar Mahakam Ulu melaju lebih cepat, lebih kuat, dan berprestasi,” sebut YEssi
Yessi pun mengajak seluruh pihak menjadikan pelantikan ini sebagai titik awal untuk bergerak cepat dalam meningkatkan prestasi olahraga. “Tidak ada waktu untuk bersantai. Ini garis start kita untuk berlari kencang. Mahakam Ulu bisa, Mahakam Ulu melaju, Mahakam Ulu maju,” pungkasnya.
Editor: Aspian Nur