Hal ini disampaikan Ketua Forki Kaltim Seno Aji yang secara aklamasi kembali memimpin cabang olahraga bela diri ini hingga 2029 lewat musyawarah yang berlangsung di Samarinda kemarin.
“Proyeksi kedepan harus meningkat, kalau lima tahun yang lalu belum punya dojo, maka lima tahun kedepan sudah dipastikan ada,” ujar Seno kepada Korankaltim.com Senin (27/1/2025).
Dojo memang menjadi hal yang paling dibutuhkan bagi semua cabang olahraga dan Seno menargetkan dojo sebagai tempat pembinaan yang lebih intensif termasuk training camp mandiri yang dipastikan lebih berjalan dari sebelumnya.
“Diharapkan kemampuan karateka Kaltim selama lima tahun dibina bisa lebih meningkat. Target kami pada di PON XXI/2024 di Aceh san Sumatera Utara satu emas tapi belum terealisasi,” papar Seno yang juga calon wakil gubernur Kaltim ini.
Seno menginginkan karateka Benua Etam menjalani traning camp secara mandiri, tidak diganggu oleh aktivitas lainnya.
“Saya akan meminta Dispora (Dinas Pemuda dan Olahraga) Kaltim untuk menyiapkan satu dojo beserta satu asramanya untuk atlet yang ada,” ucap Seno.
“Pelatihan pelatih dan wasit juga terus kami jalankan,” tutup Seno.
Editor: Aspian Nur