Ada 468 pendekar yang mengikuti kejuaraan ini, berasal dari 14 perguruan pencak silat yang ada di Kota Beriman. Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Balikpapan Muhaimin yang membuka kejuaran mengatakan, IPSI selaku panitia mengundang seluruh perguruan pencak silat untuk ikut sebagai bagian dari persiapan tampil pada kejuaraan daerah (Kejurda) remaja dan anak usia dini.
"Mudah-mudahan dengan kegiatan ini atlet -atlet ini pesilat usia dini bisa tampil maksimal," harap Muhaimin yang juga Ketua IPSI Kota Balikpapan.
Ajang ini tidak hanya mencari juara tetapi juga melestarikan budaya bangsa karena pencak silat merupakan warisan leluhur yang tidak hanya seni beladiri melainkan ada nilai disiplin, keberanian, sportivitas dan penghormatan kepada sesama.
“Sebagai bagian warisan yang telah diakui oleh dunia, pencak silat memiliki peran penting untuk membangun karakter generasi muda,” sebut Muhaimin.
Pada PON XXI/2024 di Aceh dan Sumatera Utara, pencak silat menyumbangkan satu medali emas, satu perak dan dua perunggu yang jadi bukti prestasi pencak silat di Benua Etam dimulai dari daerah sejak usia dini pra remaja, remaja hingga dewasa.
"Semoga dari kegiatan seperti ini Balikpapan bisa berkontribusi melahirkan pesilat berprestasi yang bisa mengharumkan nama Kaltim di tingkat nasional bahkan internasional,"papar Muhaimin.
Editor: Aspian Nur