Juara umum Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII/2026 mendatang jadi target utama organisasi olahraga yang diketuai Rahman ini.
Istilah atau jargon baru disematkan Bupati Edi Damansyah di kepengurusan KONI Kukar periode baru ini yaitu Runju atau akronim dari juara umum seperti yang diubah oleh Maman, sapaan akrab Rahman.
“Bupati dan pengurus KONI memang yang mencetuskan jargon Runju saat Musorkab pemilihan Juli lalu, namun R nya bukan Rahman tapi lebih tepatnya itu Kukar, kan ini kerja bukan ketua KONI saja tapi semua jadi satu kesatuan dalam kepengurusan periode 2023-2027,” kata Maman kepada Korankaltim.com, Rabu (3/1/2024).
Pria yang hari ini genap berulang tahun ke-44 menyatakan target juara umum tentu bukan target yang mudah. Apalagi bupati meminta agar KONI Kukar menutup rapat-rapat pintu bagi atlet mutasi dari luar Kaltim.
Namun Maman optimistis dengan target yang dicanangkan tersebut dan dengan pola pembinaan serta pendampingan cabang olahraga yang baik maka target juara umum bukan hal mustahil.
Berkaca pada Porprov VI di Berau tahun 2021 lalu, Kutai Kartanegara finis diposisi ketiga dengan mayoritas putra daerah, bahkan sepakbola mampu merebut emas dengan bermaterikan 100 persen pemain asli daerah.
“Sekarang periode kedua saya di KONI, tentunya saya ingin prestasi lebih baik. Meskipun itu berat tapi kami sudah sepakat untuk bersama-sama mewujudkan itu,” terang Maman.
Maman meminta agar seluruh penumpang kapal alias pengurus KONI Kukar bisa saling bersinergi. Kalau dalam perjalanan ada badai Maman meminta agar tidak ada penumpang yang cari selamat masing-masing.
“Hadapi bersama badai yang akan menghadang, pastikan kapal ini sampai di pulau impian yang ditargetkan bersama-sama, Runju Kukar untuk juara umum,” pungkas Maman.
Editor: Aspian Nur