"Saya atas nama Pemerintah mengucapkan terima kasih kepada para guru besar yang hadir di UGM untuk memberikan masukan terkait pembangunan IKN, khususnya pada bidang pengelolaan SDA (Sumber Daya Air)," kata Basuki.
Pendapat dan masukan dari para guru besar dan pakar/akademisi dalam FGD tersebut tentu akan sangat berguna dalam mendukung proses pembangunan di IKN. "Tentunya FGD ini utamanya bertujuan untuk mendengarkan pendapat para guru besar sekalian atas paparan terkait isu aktual pembangunan di IKN," ucapnya.
Kementerian PUPR sangat mendukung pengembangan kerjasama dengan perguruan tinggi. "Kementerian PUPR secara formal telah melaksanakan kerjasama dengan beberapa universitas seperti pengembangan magister super spesialis dan organisasi profesi," paparnya.
Ada dua hal utama terkait pengelolaan SDA di IKN yakni penyediaan air baku dan pengendalian banjir. "Jadi sarana prasarana PUPR yang sudah dibangun itu semuanya untuk penyediaan air baku dan pengendalian banjir, seperti Bendungan Sepaku Semoi, Intake Sepaku, embung-embung, sanitasi, instalasi penyediaan air minum," ujar Basuki.
Pembangunan IKN telah dimulai sejak awal tahun 2022, ditandai dengan pembangunan 22 tower Rumah Susun (Rusun) untuk pekerja konstruksi. "Saat ini ada 30 pekerjaan yang sudah ditandatangani kontraknya dengan perkiraan total anggaran Rp24 triliun untuk IKN," sebutnya.
Beberapa konstruksi yang telah dan akan segera dimulai antara lain Kantor Presiden dan Wakil Presiden, Kantor Kementerian, perumahan, jalan tol dan jalan logistik. "Selain itu, semua pekerjaan infrastruktur dasar seperti instalasi pengolahan air bersih dan air limbah," jelas Basuki.
Lebih jauh Basuki mengatakan kalau bulan depan hingga Maret 2023 mendatang ada 16 ribu pekerja konstruksi mulai dating ke IKN Nusantara untuk membangun sejumlah infrastruktur di IKN.
Karena itulah pembangunan 22 tower di IKN sebelumnya akan digunakan untuk Hunian Pekerja Konstruksi (HPK) di IKN. "Yang dibangun 22 tower itu untuk tenaga kerja konstruksi yang akan segera masuk," jelasnya.
Para pekerja konstruksi tersebut mulai masuk secara masif dalam dua bulan ini. "Februari dan Maret baru mulai masuk pekerja fisiknya. Kira-kira total akan ada 16 ribu pekerja konstruksi," ungkapnya.
Terpisah, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Danis Hidayat Sumadilaga mengatakan, secara keseluruhan progres pembangunan IKN sebesar 14 persen. "Progres secara keseluruhan termasuk _land development, jalan logistik, jalan tol, hunian dan kantor," ujar Danis.
Editor: Aspian Nur