Nyatanya itu adalah hoaks, karena pesawat yang jatuh dan meledak tersebut bukan Yeti Airlines 691 melainkan rekaman pesawat yang jatuh pada tahun 2021 dan diambil di Rusia, bukan di Nepal, menurut laporan Associated Press.
Video yang tersebar luas dalam bahasa Inggris dan Spanyol itu sudah lama terjadi di Rusia, bukan kecelakaan pesawat penumpang yang baru saja terjadi di Nepal.
Video tersebut menunjukkan sebuah pesawat terbang di atas lanskap hutan, kemudian terbakar dan melintas di belakang sebuah menara putih sebelum jatuh ke pepohonan di bawahnya. "Kecelakaan pesawat di Nepal, gila betapa sulitnya untuk selamat dari hal ini," kalimat dalam tweet yang dibagikan secara luas bersama dengan video tersebut. "Kecelakaan pesawat di Pokhara," tulisan selanjutnya.
Penelusuran gambar terbalik dari rekaman tersebut mengungkapkan rekaman itu menunjukkan kecelakaan sebuah prototipe pesawat angkut militer pada 2021 yang sedang melakukan uji coba penerbangan di luar Moskow.
Pesawat itu jatuh di kawasan hutan saat akan mendarat di lapangan terbang Kubinka, 45 kilometer (28 mil) di sebelah barat Moskow, menewaskan ketiga awak di dalamnya, demikian ungkap United Aircraft Corporation Rusia kepada kantor berita Tass.
Laporan AP pada Agustus 2021 tentang kecelakaan itu menyertakan tangkapan layar dari video dan mencatat video tersebut direkam oleh Dmitry Ovchinnikov.
Diketahui Kecelakaan pesawat ATR 72 bermesin ganda yang jauh lebih besar di Nepal baru-baru ini merupakan bencana udara paling mematikan di negara itu dalam 30 tahun terakhir.
Masih belum jelas apa yang menyebabkan kecelakaan tersebut yang terjadi kurang dari satu menit penerbangan dari bandara dengan angin sepoi-sepoi dan langit yang cerah. Para ahli penerbangan menduga pesawat tersebut mengalami stall atau kehilangan kekuatan di ketinggian rendah saat mendekati bandara, tetapi tidak jelas kenapa hal itu terjadi.
Editor: Aspian Nur