Dilansir dari Republika, Jokowi menyebut, pemilihan Bambang Susantono dan Dhony Rahajoe sebagai kepala dan wakil kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) merupakan pilihan dan kombinasi yang baik. Menurutnya, kedua sosok tersebut juga memiliki rekam jejak yang baik.
Bambang Susantono, kata dia, memiliki rekam jejak sebagai lulusan ITB di bidang sipil infrastruktur dan juga urban planning. Selain itu, Bambang juga menempuh pendidikan dan berpengalaman di bidang transportasi, keuangan, dan juga memegang peran penting di Asian Development Bank (ADB).
Dhony Rahajoe memiliki pengalaman di lapangan, terutama di bidang properti. Jokowi meyakini, keduanya akan mudah berkomunikasi dan bekerja sama dengan para menteri dalam hal perencanaan, pelaksanaan pembangunan di lapangan, hingga investasi.
"Nanti akan gampang sekali beliau berdua ini berbicara dengan Pak Harso untuk sisi perencanaannya, kemudian nanti Pak Menteri PU di dalam pelaksanaan lapangan terutama untuk yang kawasan inti pemerintahan, dan juga di bidang investasi nanti dengan Pak Menko Luhut," jelasnya.
Jokowi mengatakan, pembangunan Ibu Kota Nusantara ini menarik minat berbagai investor baik dari dalam maupun luar negeri. Karena itu, presiden ingin agar kepala dan wakil kepala Otorita IKN segera menindaklanjuti.
"Saya harapkan karena ini yang berminat terhadap Ibu Kota Nusantara ini sangat banyak, baik domestik maupun dari luar. Saya ingin beliau berdua bekerja dengan cepat," ucapnya.
Sumber: Republika