Saat berada di perusahaan tersebut, pihak perusahaan membawa Umida berkeliling melihat bagaimana perusahaan itu selama ini berjalan.
Tapi kejadian tragis menimpa Umida. Saat melihat mesin pabrik, rambutnya tersangkut dan melilit di bagian leher, membuatnya kesulitan bernapas dan dalam kondisi tersebut tubuhnya ikut terseret ke dalam mesin sehingga mengalami luka-luka serius.
"Rambutnya melilit di leher dan menjeratnya masuk ke dalam mesin," kata ibu Umida dilansir dari laman Marca.com Sabtu (5/2/2022) hari ini.
"Dia tak bisa bernapas dan kalau saja kulit kepalanya tidak dikupas, dia akan tercekik sampai mati," ungkap sang ibu.
Keluarga Umida Nazarov sangat terguncang dengan peristiwa itu. Ayahnya mempertanyakan aturan keselamatan yang dilanggar pihak perusahaan karena membawa anaknya berkeliling saat wawancara sebelum diterima bekerja.
Pengadilan setempat menuding seorang manajer produksi pabrik telah melakukan pelanggaran tugas resmi karena sikap lalai yang menyebabkan kematian seseorang.
"Mereka merenggut dua nyawa, dia hamil tujuh minggu," kata ayah Umida Nazarov. “Mereka melihat dia berambut panjang, mengapa mereka tidak memberinya sesuatu untuk diikat ke belakang?” sesalnya.
Komite Investigasi Belarusia memberikan versinya tentang kecelakaan tragis itu. "Seorang karyawan pabrik, yang menunjukkan kepada wanita muda itu bagaimana mesin itu bekerja, berhenti untuk melakukan pencarian. Ketika dia berbalik, dia melihat wanita itu tergeletak di lantai tidak sadarkan diri dengan kondisi rambut kusut di mesin,” jelas komite investigasi.
Editor: Aspian Nur