Rumah sakit yang bernama Friendship Hospital yang terletak di Kota Satkhira, Bangladesh ini dirancang oleh Kashef Mahboob Chowdhury, seorang arsitek dari negara tersebut dan dianugerahi penghargaan karena menciptakan pengalaman yang membangkitkan semangat.
Selain itu rumah sakit ini juga dinilai bisa mengundang pengunjung, pasien dan profesional kesehatan serta lingkungan yang damai yang konsisten dengan kesehatan dan penyembuhan.
“Friendship Hotspital adalah contoh desain yang bijaksana dan kreatif dari sebuah bangunan yang sangat penting dan berskala,” kata Presiden RIBA, Simon Allford dilansir dari laman Dailymail.co.uk Kamis (27/1/2022) hari ini.
“Rumah sakit ini dibangun dengan anggaran sederhana dan dibuat dengan mempertimbangkan komunitas lokal dan alam sekitarnya,” imbuhnya.
Friendship Hospital terpilih dari 16 finalis. Pesaing lain untuk mendapatkan hadiah ini adalah bangunan The National Memorial for Peace and Justice yang ada di Montgomery, Alabama dan Jembatan Lille Langebro yang elegan di Kopenhagen, Denmark.
Friendship Hospital di Bangladesh memiliki 80 tempat tidur yang selesai dibangun pada tahun 2018, memberikan layanan kesehatan penting kepada masyarakat Satkhira dan jadi “penyambung hidup” bagi ribuan orang di wilayah pantai yang sangat terpengaruh oleh topan besar pada tahun 2007 silam.
Bangunan murah ini dirancang untuk menahan naiknya air laut di daerah tersebut, di mana ladang gandum telah digantikan budi daya udang.
Dengan £1,5 juta atau setara dengan Rp290 miliar, rumah sakit ini dibuat menggunakan bahan-bahan lokal dengan keahlian lokal yang membantu integrasi bangunan dengan budaya dan masyarakat asli.
Para juri dari RIBA merasa mereka segar melihat rumah sakit dengan sentuhan manusiawi dan alami.
Bangunan rumah sakit juga dirancang untuk menahan naiknya air laut di daerah tersebut, di mana ladang gandum telah digantikan oleh budi daya udang.
Bangunan terbuat dari bahan dan tenaga lokal yang membantu integrasi bangunan dengan budaya dan masyarakat asli.
“Halaman rumah sakit memberi cahaya dan ventilasi alami, sementara kanal mengumpulkan air hujan yang berharga karena air tanah tetap tidak dapat digunakan untuk sebagian besar tujuan. Saluran air ini menambah kelegaan visual, membantu pendinginan iklim mikro dan memberikan pengalih perhatian yang disambut baik dari kecemasan dan ketidakbahagiaan terkait penyakit, baik untuk pasien maupun kerabat mereka,” papar RIBA.
Hooba Design Group dinobatkan sebagai RIBA International Emerging Architect 2021, penghargaan untuk mereka yang menjadi inovator desain masa depan karena sudah mendesain The Kohan Ceram Central Office Building di Iran.
Editor: Aspian Nur