Gunung Everest Terlihat Menjulang Terlihat dari Luar Angkasa
2 menit baca3.953 kali dibaca

KORANKALTIM.COM – Gunung Everest merupakan gunung tertinggi di dunia, membentang melintasi perbatasan China dan Nepal dan pertama kali didaki manusia pada tahun 1953.
Puncak Gunung Everest ada di Tibet. Di Nepal, gunung ini disebut Sagarmatha dan dalam bahasa Tibet Chomolangma atau Qomolangma. Tinggi gunung ini 29.032 kaki, 250 mil di atas permukaan laut.
Tak banyak orang yang bisa melihat puncak gunung ini karena selain tinggi juga suhu yang tak bersahabat.
Baru-baru ini, astronot NASA Mark Vande Hei mengambil gambar Gunung Everest yang menakjubkan saat berada di International Space Station (ISS) atau Stasiun Luar Angkasa Internasional dimana dari luar bumi tersebut Gunung Everest terlihat menjulang. "Resolusi Tahun Baru saya adalah keluar dari bumi sesering mungkin," cuit Vande Hei dilansir dari laman Dailymail.co.uk Kamis (13/1/2022) hari ini. “Setelah saya mendarat bisakah Anda menemukan Gunung Everest di foto ini?,” tulisanya di media social Twitter sembari memajang foto Gunung Everest.
Banyak pengguna Twitter berbagi tebakan mereka di komentar gambar, dengan beberapa jawaban benar dan yang lainnya bahkan tidak mencoba karena hampir tidak mungkin.
Gambar yang dibagikan oleh Vande Hei menunjukkan Pegunungan Himalaya besar yang tertutup salju.
Dari atas ISS, Himalaya tampak seperti akar pohon yang menyebar dari tanah. Tetapi jika Anda melihat ke tengah gambar, Anda akan melihat Gunung Everest.
Vande Hei tiba di ISS April 2021 lalu, bepergian dengan dua kosmonot Rusia Oleg Novitskly dan Pyotr Dubrov.
Ketiganya berangkat keluar angkasa dengan roket Soyuz MS-18 pada 9 April dan Vande Hei bergabung dengan Ekspedisi 65.
Banyak astronot telah menghabiskan waktu di luar angkasa untuk mengambil gambar Bumi yang menakjubkan, salah satunya adalah Thomas Pesquet dari Badan Antariksa Eropa.
Selama misi keduanya di ISS, yang berlangsung dari April 2021 hingga November 2021, Pesquet mengambil hampir 250 ribu foto bumi, ISS dan kosmos sekitarnya.
Dalam sebuah wawancara dengan NASA pada 15 November, Pesquet mengatakan bahwa dia mengambil lebih banyak foto daripada pertama kali di luar angkasa. Dia mengatakan dia mengambil lebih dari 245.000 foto selama perjalanannya dan proses untuk melewatinya sangat menakutkan.
“Saya pikir ada terlalu banyak gambar. Saya telah mengambil beberapa, tetapi kali ini lebih banyak daripada yang pertama kali, untuk misi pertama saya,' paparnya.
NASA, ESA, JAXA dan Canadian Space Agency (CSA) bekerjasama untuk membangun stasiun luar angkasa di orbit sekitar bulan dan Rusia juga China sedang mengerjakan proyek serupa untuk meneliti apa yang ada di luar bumi.
Editor: Aspian Nur










