Drama dimulai ketika remaja yang diidentifikasi bernama Maria Rita, bermain di kolam renang di rumahnya dikawasan Agua Branca, negara bagian Piaui, wilayah timur laut Brasil pekan lalu.
Maria Rita yang mengenakan baju renang berwarna biru kehijauan, menjuntai kakinya ke samping dan meletakkan kepalanya di bawah air saat anak-anak lain berenang di sekelilingnya.
Tak ada yang mengetahui apa yang terjadi dengan Rita, sampai teman-temannya memberitahukan kepada orangtua Rita kalau gadis itu berada di dalam air dengan rambut tersangkut di dalam filter kolam renang. Tak pelak semua yang berada di sekitar kolam renang panic dan berusaha menolong.
Dalam video yang beredar terlihat Rita tersedot ke belakang dan kakinya memukul air saat dia berjuang untuk melepaskan diri dari hisapan.
Ayah Rita langsung melompat ke kolam sementara keluarga berlari untuk mengambil gunting dan mereka memotong rambut Rita untuk menariknya keluar dari air dimana saat itu kondisi Rita sudah lemas.
Proses menekan bagian dada Rita dilakukan dan setelah sempat dibawa ke rumah sakit gadis itu dinyatakan selamat.
“Saya berusaha tidak panic dan putus asa mengetahui kejadian itu karena saya tak ingin kehilangan anak saya,” ujar Rozana Pimentel, ibu Maria Rita, dilansir dari laman Dailymirror.co.uk Sabtu (11/12/2021) hari ini.
“Saya memutuskan untuk membagikan gambar-gambar ini sehingga orang-orang disadarkan akan bahaya peralatan jenis ini saat berenang. Ajari anak-anak Anda untuk mengetahui di mana pompa hisap ini dan bahaya apa yang dapat ditimbulkannya sehingga tidak ada yang mendekatinya. Anak-anak yang berenang harus terus diawasi orangtua atau keluarga mereka setiap saat,” papar Rozana
Dari sang anak Rozana mendapat penjelasan kalau Rita menyelamt dan rambutnya tersangkut. “Dia mengira seseorang telah menginjak rambutnya dan mencoba muncul ke permukaan tetapi tidak bisa. Saat itulah putri saya menyadari itu adalah pompa filter,” ucapnya.
“Dia tetap tenang, menahan napas, dan mulai menendang kakinya agar seseorang bisa melihatnya. Orang-orang melompat ke air dan mencoba melepaskan rambutnya, tetapi tidak bisa. Mematikan listrik di rumah juga tidak berhasil,” papar Rozana.
“Dia adalah keajaiban saya. Putri saya baik-baik saja sekarang meskipun ketakutan yang kami alami atas kejadian itu. Saya seorang ibu yang selalu bersyukur atas berkat ini dalam hidup kami,” ujar Rozana saat memposting foto dirinya bersama sang putri di Instagram.
Diketahui pada bulan lalu, seorang gadis Brasil berusia 10 tahun meninggal di negara bagian Santa Catarina, Brasil Selatan, setelah rambutnya tersangkut di sistem pembuangan kolam renangnya.
Anak bernama Laise Pegorini Franzen dilarikan ke rumah sakit tetapi tidak dapat diselamatkan setelah kecelakaan yang mengerikan itu.
Pada Agustus 2019, Alisa Adamova, anak berusia 12 tahun dari Rusia, juga dilaporkan meninggal setelah lengannya tersedot ke pompa kolam renang di sebuah hotel di Turki.
Editor: Aspian Nur