"Penyelidikan melibatkan analisis mikroba untuk meningkatkan pemahaman tentang interaksi tanaman-mikroba di luar angkasa dan penilaian kru tentang rasa, tekstur, dan nutrisi paprika pertama yang ditanam di luar angkasa," kata NASA dalam sebuah pernyataan dilansir dari laman Dailymail.co.uk Selasa (2/11/2021) hari ini.
Paprika yang telah tumbuh di International Space Station (ISS) sejak Juli 2021 lalu berasal dari cabai Española Improved yang ditanam di Hatch Valley yang terkenal di New Mexico.
Paprika itu persilangan antara cabai sandia New Mexico Selatan dan cabai landrace yang ditemukan di bagian utara negara bagian.
“Sebagian besar cabai Hatch dimakan saat masih hijau, tetapi 'Espanola Improved' adalah satu dari sedikit yang dikonsumsi secara teratur baik dalam tahap hijau dan merah dari pengembangan cabai,” kata NASA lagi.
Akun Twitter ISS Research menyebutnya kalau uji coba ini jadi eksperimen tanaman paling menantang hingga saat ini.
“Paprika lebih sulit dibudidayakan daripada banyak kemungkinan tanaman luar angkasa karena mereka membutuhkan waktu lebih lama untuk berkecambah, tumbuh dan menghasilkan buah,” kata NASA.
Astronot NASA Megan McArthur yang telah berada di ISS sejak April 2021, mentweet kegiatan dirinya setelah memetik cabai, mendata dan makan malam sebelum disajikan. "Setelah panen, kami mencicipi cabai merah dan hijau," cuit McArthur.
“Kemudian kami mengisi survei (harus memiliki data! Wajah menyeringai dengan mata tersenyum). Akhirnya, saya membuat taco luar angkasa terbaik saya: daging sapi fajita, tomat dan artichoke yang direhidrasi,” cuitnya lagi.
NASA telah membudidayakan kubis China, tiga jenis selada, kale Rusia merah dan bunga zinnia di orbit di sekitar Bumi tersebut.
Cabai tanaman yang dapat tumbuh dengan mudah di luar angkasa, karena mereka dapat dengan mudah diserbuki dan dapat bertahan hidup dalam lingkungan yang kaya karbon dioksida.
Pada 2019 silam, NASA mengumumkan cabai Española akan menjadi buah pertama yang ditanam di ISS dalam upaya mencari tanaman yang bisa dibawa astronot ke Mars.
Awalnya NASA telah mempertimbangkan untuk menanam cabai Hatch di Stasiun Luar Angkasa Internasional sebagai gantinya. Tidak seperti paprika Hatch, yang tumbuh di padang pasir, cabai Española biasanya tumbuh di ketinggian yang lebih tinggi dan memiliki periode pertumbuhan yang lebih pendek, yang membuatnya jauh lebih cocok untuk dipanen di luar angkasa.
Editor: Aspian Nur