Adalah Daisuke Hori, pria tersebut yang mengaku telah melatih pikiran dan tubuhnya untuk berfungsi seminimal mungkin tidur dan merasa bangga karena tidak pernah merasa lelah.
Daisuke mengklaim dirinya tidak memiliki efek samping dari kurangnya jam itu dan sekarang justru mengajari orang lain bagaimana melakukan hal yang sama.
Pria yang juga ketua Japan Short-Sleeper Association itu tampil di acara televise untuk membahas jadwal tidurnya yang aneh.
Daisuke mengaku selalu merasa 16 jam bukanlah waktu yang cukup untuk semua hal yang ingin dia lakukan di siang hari, jadi dia mulai meneliti dan bereksperimen.
“Pada akhirnya Daisuke berhasil menurunkan waktu tidurnya dari delapan jam menjadi 30 menit dengan kondisi tetap sehat dan energik," tulis Oddity Central dikutip dari laman Marca.com Sabtu (18/9/2021) hari ini.
Ketika produser acara TV menantangnya untuk membuktikan rutinitas tidurnya, dia mengizinkan kru TV masuk ke rumahnya selama tiga hari untuk mendokumentasikannya. Dan entah bagaimana dia tidur selama 30 menit dan beberapa malam bahkan kurang dari waktu tersebut.
Pada hari pertama Daisuke bangun jam 8 pagi dan menghabiskan harinya dengan bekerja, pergi ke gym, membaca, bermain video game dan bersosialisasi sebelum tidur pada jam dua pagi.
Setelah hanya tidur 26 menit, dia bangun dan pergi berselancar larut malam dengan orang-orang yang juga tidur sebentar.
Banyak penonton televisi yang bertanya bagaimana Daisuke tidak mengantuk setelah makan dan Daisuke menjelaskan dia memang mengantuk tetapi tetap terjaga dengan minuman berkafein.
Apa yang terjadi dengan Daisuke Hori serupa dengan apa yang dialami seorang wanita di China yang mengalami kondisi misterius dan mebuat bingung dokter dimana wanita itu tidak pernah tidur selama 40 tahun.
Li Zhanying, wanita dari provinsi Henan, Tiongkok Timur itu, mengklaim tidak pernah tidur sejak berusia lima tahun, dibenarkan oleh sang suami.
Zhanying bahkan harus mencari bantuan medis untuk kondisinya tetapi dokter tidak dapat memberikan diagnosis.
Akhirnya tim medis menyimpulkan bahwa dia memiliki kondisi yang mirip dengan sleep walking, yaitu tubuhnya masih aktif saat dia tertidur dimana Zhanying sedikit tidur sambil tetap bisa ngobrol dengan sang suami.
National Health Service (NHS), lembaga kesehatan asal Inggris, menyarankan siapa saja untuk tidur antara enam sampai sembilan jam semalam dan menjaga rutinitas waktu tidur dengan bangun pada waktu yang sama setiap hari.
Editor: Aspian Nur