Tentara Israel ini Mengaku Hanya Ingin Berdamai dengan Palestina
2 menit baca2.162 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Konflik Israel dan Palestina seakan tak berujung. Serangan demi serangan dilancarkan kedua pihak.
Di Indonesia, simpati membanjiri sosial media khususnya untuk Palestina.
Sebagai sebuah negara, Palestina dianggap lebih banyak menjadi korban kebrutalan tentara zionis Israel.
Namun siapa sangka, kalau ternyata tentara Israel justru menginginkan adanya perdamaian dua belah kubu.
Hal ini diketahui dari percakapan seorang YouTubers asal Indonesia, Fadhil dengan seorang yang mengaku dirinya tentara wanita di Israel melalui layanan video streaming Ome.tv.
Rekaman percakapan itu diunggah Fadhil ke kanal YouTube pribadinya Fadhil Channel pada April 2021 lalu.
Mengawali videonya, Fadhil nampak menyanyikan lagu Atouna El Toufoule yang merupakan lagu yang bercerita tentang anak-anak di Palestina. Dengan petikan gitar sederhana, Fadhil terlihat sangat meresapi lirik yang dinyanyikan. Sementara di layar sebelah, terlihat dua orang berseragam tentara Israel dimana salah satunya wanita dan satu lagi pria.
Keduanya pula terlihat ikut menikmati alunan lagu tersebut. Hingga pada menit ke 04.37 keduanya mulai saling sapa.
Fadill yang lebih dahulu bertanya tentang asal keduanya, langsung dijawab dengan ungkapan yang terkesan hati-hati.
"Jangan hakimi kami ya," ujar tentara wanita itu sebelum menyebutkan asal negaranya.
"Kami dari Israel, apa kamu membenci kami ?" imbuhnya.
Fadill lalu menanggapi dengan menyapa mereka dengan ungkapan dalam bahasa Ibrani. "Apa kabar?," ucap Fadill.
Tentara wanita itu nampak terkejut, karena Fadill mengucap salam dalam bahasanya.
Ia juga terlihat sangat tercengang karena reaksi Fadill tak seperti orang lain yang ditemuinya di Ome.tv.
"Kau adalah orang pertama yang tidak membenci kami," ungkap wanita itu.
Lalu Fadill pun melancarkan pertanyaan yang barangkali mewakili rasa keingintahuan banyak orang di Indonesia.
"Kenapa tentara Israel ingin menghancurkan Palestina ?," sebut Fadill.
"Begini, kami tidak bermaksud untuk melakukan itu (menyerang Palestina). Tapi aku tidak tahu kenapa orang-orang menilai kami jahat. Kami hanya ingin berdamai," ungkap tentara wanita itu.
Dengan bahasa Inggris yang sedikit terbata-bata, Fadill kembali menanyakan mengapa tentara Israel menembaki anak-anak dan wanita Palestina. Hal ini ditampik oleh si tentara.
"Tidak, kami tidak banyak menembak. Kami tidak menembak anak-anak. Bahkan kami bermain bersama mereka," bebernya.
Percakapan masih terus berlanjut, dengan penjelasan tentang tentara Israel yang sedianya ingin berdamai.
Video dengan durasi 21 menit 47 detik itu, hingga berita ini ditulis telah ditonton sebanyak 2,3 juta kali.[]
Penulis/editor : Rusdi










