Dari serangkaian kejadian hingga konflik yang terjadi selama puluhan tahun antara Israel dan Palestina, tahukah anda bahwa hari ini, Jumat 14 Mei 2021 adalah hari yang bersejarah.
Pasalnya, bertepatan pada hari ini, 73 tahun lalu, atau pada 14 Mei 1948 untuk pertama kalinya, Ben-Gurion seorang Pemimpin Eksekutif Zionis Dunia membacakan deklarasi pendirian Negara Israel di Kota Tel Aviv.
Mengutip catatan Shelley Kleiman yang dipublikasikan Kementerian Luar Negeri Israel, proses deklarasi atau pembacaan Gulungan Negara oleh Ben-Gurion dapat dikatakan cukup sederhana.
Bahkan undangan baru disebarkan pagi hari di tanggal 14 Mei. Sementara deklarasi dilakukan sekira pukul 16.00 sore.
Selain itu, hanya 25 orang total 37 anggota Badan Legislatif Sementara Israel yang hadir, dengan total peserta yang hadir sebanyak 250 orang.
Shelley menceritakan, bahwa deklarasi pada hari itu berlangsung sederhana. Tidak ada kembang api, tidak ada pengibaran bendera.
"At a little before four in the afternoon on Friday, May 14, 1948, David Ben-Gurion entered what was then the Tel Aviv Museum. He banged his walnut wood gavel, calling the small gathering into session, and read the Declaration of Independence of the State of Israel. More of necessity than of calculated philosophical choice, the first independent Jewish nation in 19 centuries was established in haste and without fanfare. There were no fireworks or marching bands, no flag-raising ceremonies or parades. With enemies on its threshold, and its very survival at stake, the most consequential event in modern Jewish history was undoubtedly not its most memorable," tulis Shelley.
Kejadian itu, barangkali menjadi penanda bagi pecahnya konflik berkepanjangan yang terjadi antara Israel dan Palestina hingga saat ini.[]
Penulis/editor : Rusdi