Pakai Kain Sabu, Jokowi Ajak Bajak Krisis
2 menit baca257 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, JAKARTA- Momentum pidato Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2020 dan Pidato Kenegaraan dalam rangka HUT ke-75 Kemerdekaan RI benar-benar dimanfaatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ia menggunakan momen penting ini untuk menggenjot semangat rakyat dan seluruh elemen bangsa untuk bangkit, di tengah badai dan kiris akibat Pandemi Covid-19. Simbol kenusantaraan, dipampang jelas oleh presiden. Ia mengenakan kain Sabu yang tak lain kain khas dari Nusa Tenggara Timur (NTT) saat pidato yang digelar di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Jumat (14/8/2020).
Ia mengatakan, 215 negara di dunia tengah menghadapi masa sulit akibat pandemi Covid-19. Peringatan 75 tahun Indonesia Merdeka pun digelar di tengah suasana tersebut. Namun, hal itu tak boleh sampai mengurangi rasa syukur dalam memperingati kemerdekaan negara Indonesia dan menjadikannya momentum perbaikan diri untuk lompatan kemajuan. “Saatnya kita bajak momentum krisis untuk melakukan lompatan-lompatan besar. Pada usia ke-75 tahun ini, kita telah menjadi negara upper middle income country dan 25 tahun lagi, pada usia seabad Republik Indonesia, kita harus mencapai kemajuan yang besar, menjadikan Indonesia Negara Maju,” ujarnya, dalam siaran resmi Biro Pers Istana Kepresidenan yang diterima Korankaltim.com, Jumat (14/8/2020) petang.










