Pro Kontra Logo HUT ke-75 RI, Ini Faktanya
2 menit baca1.520 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, JAKARTA - Mendekati Hari Kemerdekaan Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus pekan depan, logo HUT ke-75 RI justru menuai pro kontra. Beberapa ormas menyatakan keberatan dengan penggunaan logo tersebut karena dianggap mirip dengan simbol salib. Beberapa di antaranya adalah Aliansi Ummat Islam Karanganyar (AUIK) dan Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS).
Dikutip korankaltim.com dari hops.id, logo HUT ke-75 RI itu ternyata memiliki makna dan filosofis. Logo HUT ke-75 merupakan supergrafis yang terdiri dari 10 elemen yang diambil dari dekonstruksi logo “75 tahun”. Logo tersebut kemudian dipecah kembali menjadi 10 bagian yang merepresentasikan komitmen dan nilai-nilai luhur Pancasila. Simbol lingkaran melambangkan fokus, simbol 3/4 lingkaran melambangkan global, sedangkan dua lingkaran yang saling berhimpit melambangkan gotong royong.










