Sedihnya Lebanon, Ledakan Dahsyat Menghantam Saat Wisata Baru Dibuka
1 menit baca227 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, BEIRUT - Lebanon dirundung duka setelah ledakan dahsyat yang terjadi Selasa (4/8/2020) lalu di Beirut, padahal negara itu baru saja membuka kembali wisatanya. Hingga saat ini tercatat 100 orang lebih meninggal dunia dan ribuan orang lainnya mengalami luka-luka akibat musibah tersebut. Ledakan di Beirut terjadi di area pelabuhan, membentuk seperti awan jamur dan merusak bangunan tak hanya disekitarnya namun juga dalam radius beberapa kilometer.
Dikutip korankaltim.com dari detik.com, kabar duka itu ibarat hujan di terik matahari karena pemerintah Lebanon baru saja membuka diri kembali untuk wisatawan pada awal Juli lalu. Operasional wisata Lebanon ditandai dengan dibukanya kembali Bandara Internasional Rafic Hariri pada 1 Juli 2020 lalu. Wisatawan asing kembali diundang untuk plesiran di negara itu. Tapi akibat pandemi Covid-19, penerbangan ke bandara dengan kode BEY itu hanya dibatasi 10 persen dari kapasitas normal atau hanya 2.000 penumpang per hari.










