"Kami akan mengirim tim, membangun kembali rumah yang rusak. Kami kebetulan ada bantuan untuk pembangunan rumah di desa-desa," jelas Ali Mazi, dikutip dari Merdeka.Com, Sabtu (8/6/2019).
Ali Mazi mengatakan, masyarakat tidak perlu khawatir soal tempat tinggal karena sebagai Gubernur, ia mengaku bertanggung jawab.
"Warga tidak perlu ragu dan khawatir yang tidak ada tempat tinggal. Saya akan segera merealisasikan pembangunan rumah-rumah yang sudah terbakar," tegasnya.
Ia mengimbau kepada masyarakat Desa Sampuabalo dan Gunung Jaya agar menjaga situasi, harmonisasi dan keamanan karena masih momen Idulfitri. "Ini saatnya membangun menjadi kampung yang maju. Janganlah masalah-masalah kecil menjadi besar," ujarnya.
Gubernur yang telah menjabat selama dua periode ini juga mengingatkan kepada warga desa-desa tetangga di Buton agar tidak terprovokasi dan memperkeruh suasana.
"Ini kampung milik kita, jangan kita terprovokasi dengan orang yang tidak bertanggung jawab," pungkasnya.
Sementara itu, berdasarkan data yang dihimpun, ada dua warga meninggal dunia akibat bentrok, dan puluhan lainnya luka luka.
Ada sekitar 87 rumah, satu pikap, dan satu sepeda motor dibakar massa. Sekitar 600 warga di dua desa yang terlibat bentrok juga mengungsi. (*)