Penulis: Muhammad Anshori
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG - Duka mendalam masih dirasakan para korban kebakaran khususnya anak-anak di Jalan AM Alimuddin, Kecamatan Tenggarong.

Penulis: Muhammad Anshori
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG - Duka mendalam masih dirasakan para korban kebakaran khususnya anak-anak di Jalan AM Alimuddin, Kecamatan Tenggarong.
Mereka menginginkan kebutuhan dasar pendidikan sekolah harus menjadi perhatian Pemerintah Daerah agar mereka bisa tetap bersekolah.
"Kami cuma menyelamatkan diri saja, tidak ada yang tersisa. Seragam, sepatu, buku-buku pelajaran, sampai ijazah anak-anak saya habis kebakar semua," kata Iin, orangtua murid kepada Korankaltim.com Kamis (8/10/2026).
Ada puluhan anak dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) yang membutuhkan uluran tangan, termasuk murid dari SD Negeri 002 Tenggarong dan SMA Negeri 2 Tenggarong. Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang saat ini masih berlangsung memberi sedikit waktu bagi orangtua, namun masa PJJ tersebut diperkirakan akan segera berakhir.
"Kami tertolong karena PJJ ini, anak-anak belajar jarak jauh atau online," kata Iin lagi.
Sementara pihak kelurahan maupun sekolah setempat dilaporkan sudah mulai melakukan pendataan serta memberikan sejumlah keringanan. Kendati demikian, warga mengaku belum mengetahui pasti kapan bantuan perlengkapan sekolah fisik akan didistribusikan.
"Kami sudah koordinasi dengan Kelurahan Melayu, kemudian ada juga keringanan dari pihak sekolah, info selanjutnya masih menunggu kabar dari kelurahan," ujarnya.
Disamping bantuan barang, warga sangat berharap dinas dan instansi terkait dapat memberikan kemudahan birokrasi dalam pengurusan kembali ijazah dan dokumen penting yang hangus terbakar.
"Kami harap pihak dinas dapat meringankan kami untuk pengurusan dokumen baru yang sebelumnya terbakar saat insiden kebakaran itu," tutup Iin.
Editor: Aspian Nur






474 kali dibaca
Pusat gempa berada di laut 230 km barat laut Tahuna - Kep.Sangihe
08 Okt 2026, 15:07:56 WIB • Kedalaman 10 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG