Kedatangan Kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dapil 1 Tenggarong tersebut juga untuk menyalurkan sejumlah bantuan logistik untuk para korban terdampak.
Bantuan yang diserahkan melalui Posko Ansor-Banser Kecamatan Tenggarong ini mencakup bahan pokok, perlengkapan wanita, popok anak, hingga alat kebersihan diri.
“Hari ini saya hadir menyalurkan bantuan untuk warga yang terkena musibah kebakaran di Kelurahan Melayu. Saya harap bantuan ini dapat meringankan beban kebutuhan harian para korban,” kata Desman.
Selain menyalurkan logistik, Desman menyoroti masalah tindak lanjut pascabencana, khususnya dokumen kependudukan dan surat penting milik warga yang hangus terbakar.
Ia mendesak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk mempermudah dan mempercepat proses penerbitan ulang berkas para korban.
“Pemerintah daerah melalui dinas terkait harus hadir memberikan kemudahan. Pengurusan dokumen seperti KTP, ijazah, atau surat penting lainnya harus diprioritaskan. Berikan pelayanan maksimal, jangan sampai berbelit-belit atau berlarut-larut yang justru menghambat urusan warga pascabencana,” tegasnya.
Desman berharap kolaborasi antar instansi dapat berjalan sigap agar pemulihan kondisi sosial maupun administratif warga terdampak kebakaran di Kelurahan Melayu dapat selesai dengan cepat.
Sementara itu, Koordinator Lapangan Ansor, Sobirin, mengucapkan syukur terhadap perhatian Desman Minang Endianto terhadap korban terdampak. Diakuinya, kebutuhan logistik di lokasi pengungsian masih cukup tinggi sehingga bantuan berbagai pihak dibutuhkan.
Kebutuhan mendesak saat ini antara lain pakaian layak pakai, pakaian dalam baru, selimut, dan matras. Kondisi tersebut semakin penting karena warga harus bertahan di posko, terutama pada malam hari ketika suhu udara lebih dingin.
“Suhu udara yang dingin di malam hari jadi ancaman tersendiri, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia yang memerlukan perlindungan ekstra,” ucap Sobirin.
Selain itu, kebutuhan untuk bayi dan balita menjadi perhatian utama di posko kesehatan. Pasokan popok sekali pakai, susu formula, makanan pendamping ASI, hingga minyak telon dilaporkan makin menipis.
Di dapur umum, para relawan terus berpacu dengan waktu untuk menyediakan makanan siap saji dan air minum kemasan bagi ratusan korban terdampak.
Dukungan obat-obatan dasar, salep luka bakar, vitamin, dan perlengkapan medis ringan juga sangat dibutuhkan untuk mengantisipasi timbulnya berbagai penyakit di area pengungsian.
“Kami berharap bantuan dapat terus mengalir secara terkoordinasi agar seluruh kebutuhan warga terdampak dapat terpenuhi secara merata,” harapnya.
Editor: Erwin