Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis perusahaan daerah tersebut dalam meningkatkan kualitas tata kelola di seluruh departemen kerja sekaligus memperkuat sistem pengendalian internal perusahaan.
Direktur Utama Perumda Tirta Mahakam, Suparno mengatakan, penerapan manajemen risiko merupakan fondasi penting dalam menghadapi tantangan pelayanan publik yang semakin kompleks.
Menurutnya, setiap potensi risiko harus dapat diidentifikasi, dianalisis, dan dikelola secara tepat agar pelayanan air bersih kepada masyarakat tetap berjalan optimal, aman, dan berkelanjutan.
“Melalui sosialisasi tersebut, kami ingin membangun pemahaman yang sama di seluruh lini kerja tentang pentingnya manajemen risiko sebagai bagian dari budaya kerja perusahaan. Dengan tata kelola yang baik, pelayanan kepada masyarakat juga akan semakin andal dan profesional,” Suparno didampingi Asisten Manajer Humas dan Protokol Perumda Tirta Mahakam Hendry Susanto kepada Korankaltim.com, Jumat (22/5/2026) pagi ini.
Penguatan manajemen risiko bukan hanya sebatas memenuhi aspek administratif perusahaan, tetapi juga menjadi upaya nyata dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja perusahaan daerah. “Ini upaya kita bersama dalam menjaga kepercayaan masyarakat yang diembankan kepada kita dalam pelayanan kualitas dan kuantitas penyediaan air bersih,” kata Hendry.
Sementara BPKP Perwakilan Provinsi Kalimantan Timur turut memberikan apresiasi atas komitmen Perumda Tirta Mahakam dalam membangun sistem tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
BPKP menilai langkah sosialisasi manajemen risiko menjadi bagian penting dalam menciptakan perusahaan daerah yang sehat, adaptif, dan mampu menghadapi berbagai tantangan operasional di masa mendatang.
Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran seluruh pegawai terhadap pentingnya mitigasi risiko dalam setiap proses kerja, sehingga perusahaan dapat terus memberikan pelayanan air bersih yang berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Kutai Kartanegara.
Editor: Aspian Nur