Yani berhasil menyelesaikan studi Magister Teknik Perminyakan (MT) di Universitas Trisakti dengan capaian akademik meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,9.
Prosesi wisuda digelar di Jakarta International Convention Center Selasa (5/5/2026) kemarin, diwisuda bersama sekitar 1.400 lulusan dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari program doktor, magister, sarjana hingga diploma untuk semester ganjil tahun akademik 2025–2026.
Ahmad Yani bersyukur atas pencapaian tersebut dan menyebut keberhasilan menyelesaikan pendidikan S2 di Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi tidak lepas dari dukungan istri, keluarga serta berbagai pihak yang terus memberi motivasi. Disisi lain, tekad kuat untuk terus belajar menjadi kunci utama keberhasilannya.
Namun dirinya menyoroti nilai-nilai yang diajarkan di Universitas Trisakti yang berakar pada pemikiran Soekarno, yakni kedaulatan politik, kemandirian ekonomi atau berdikari, serta kepribadian dalam kebudayaan. Prinsip-prinsip tersebut tidak hanya relevan dalam dunia akademik, tetapi juga penting diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Ilmu itu akan membawa kebaikan dan merupakan bagian dari ajaran agama. Karena itu kita harus terus menuntut ilmu hingga akhir hayat,” ujar Yani kepada Korankaltim.com, Rabu (6/5/2026).
Dirinya berharap ilmu yang telah diperolehnya dapat memberikan manfaat luas, tidak hanya bagi masyarakat Kutai Kartanegara dan Kalimantan Timur, tetapi juga bagi Indonesia secara keseluruhan. Ia pun menutup dengan doa agar ilmu tersebut menjadi berkah dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan bangsa.
Pencapaian ini menjadi inspirasi bahwa kesibukan dalam jabatan publik bukanlah penghalang untuk terus mengembangkan diri, sekaligus menegaskan pentingnya pendidikan sebagai fondasi kemajuan daerah dan negara. “Belajar tetap tidak akan berhenti dan kesibukan apapun bukan menjadi alasan untuk tetap menuntut ilmu di mana pun,” tutup Yani.
Editor: Aspian Nur