Prosesi pelantikan ini berlangsung di ruang terbuka, Taman Tanjung, Kecamatan Tenggarong, pada Rabu (29/4/2026).
Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, memberikan pesan kuat kepada para pejabat yang baru dilantik agar segera beradaptasi dan menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.
Ia menegaskan, setiap pejabat harus menjadi pelayan masyarakat yang tulus serta menunjukkan citra positif sebagai abdi negara.
“Laksanakan tugas dengan baik dan layani masyarakat sepenuh hati. Saya meminta kepada seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) beserta jajarannya untuk benar-benar menunjukkan jati diri sebagai pelayan publik yang berintegritas,” ujar Aulia Rahman.
Aulia juga menginstruksikan para pejabat untuk membiasakan pola kerja yang terukur. Menurutnya, tantangan di setiap wilayah Kukar sangat beragam, sehingga penanganan masalah tidak bisa disamaratakan. Masalah di satu RT atau desa, belum tentu sama dengan wilayah lainnya di Kukar.
“Mereka adalah ujung tombak dalam pendampingan musyawarah, monitoring program, dan inovasi. Karena permasalahan di satu wilayah belum tentu sama dengan wilayah lain. Oleh karena itu, saya menitipkan kepada para Lurah dan pejabat terkait untuk aktif mendampingi musyawarah di tahap awal ini,” tegasnya.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya pengawasan di lapangan. Pemkab Kukar mengalokasikan anggaran yang cukup besar, mencapai hampir Rp450 miliar per tahun untuk program-program pembangunan dan kemasyarakatan.
Dirinya tidak ingin anggaran besar tersebut tidak memberikan dampak maksimal karena kurangnya pengawasan.
“Ini menjadi catatan penting. Saya berharap Bapak dan Ibu turun ke lapangan untuk melakukan monitoring dan evaluasi. Jangan sampai program besar ini tidak terasa manfaatnya di bawah,” tambahnya.
Aulia Rahman menekankan para pejabat baru untuk tidak pasif dan berani melakukan inovasi di unit kerja masing-masing tanpa harus menunggu instruksi atasan.
Inovasi ini nantinya akan dilombakan dan diharapkan mampu membawa Kabupaten Kutai Kukar kembali meraih prestasi di tingkat nasional.
“Jangan menunggu diperintah baru berinovasi. Rajin-rajinlah menciptakan terobosan. Kita ingin tahun ini Kukar kembali menjadi salah satu yang terbaik dalam inovasi daerah setelah sebelumnya sempat absen,” ucapnya.
Dengan pelantikan ini, diharapkan wajah organisasi di lingkungan Pemkab Kukar semakin solid dan mampu merespons kebutuhan masyarakat dengan lebih cepat dan tepat.
Editor: Erwin