Mengusung tema “Bersatu, Berperan untuk Negeri”, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga momentum berbagi kebahagiaan dan inspirasi bersama anak-anak berkebutuhan khusus.
Suasana hangat terasa sejak awal kegiatan. Para pengurus dan kader Ansor berbaur dengan para siswa, menghadirkan keceriaan yang sederhana namun bermakna. Sebanyak 219 murid yang dibimbing oleh 60 tenaga pendidik di sekolah tersebut turut merasakan kebersamaan dalam peringatan hari bersejarah organisasi kepemudaan Nahdlatul Ulama itu.
Kepala sekolah, Erni Sulistianingsih, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan.
“Alhamdulillah kami diikutsertakan dalam hari bahagia Harlah ke-92 GP Ansor. Ini memberikan kebahagiaan, berbagi pengalaman, dan kepedulian bagi anak-anak kami. Tidak banyak yang bisa saya sampaikan selain terima kasih,” kata Erni.
Kegiatan ini juga dihadiri Ketua Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Kalimantan Timur Murjani, Kapolsek Tenggarong Achmad Hanifi, jajaran pengurus GP Ansor dari berbagai kecamatan, serta unsur Forkopimca.
Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Kutai Kartanegara Desman Minang Endianto menuturkan, mereka memilih SLB sebagai lokasi peringatan merupakan bentuk komitmen untuk hadir dan membersamai masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih.
“Rasa haru, cinta dan kebahagiaan kami luapkan di Harlah Ansor kali ini. SLB menjadi pilihan kami dengan niat untuk membersamai. Kami ingin terus berbagi kebaikan, dan Ansor siap bersinergi serta menjadi bagian dari keluarga besar SLB Negeri Tenggarong, baik melalui pikiran maupun tenaga,” kata Desman.
Apresiasi diberikan atas dedikasi para guru yang dengan tulus membimbing anak-anak berkebutuhan khusus agar mampu meraih masa depan yang lebih baik.
Senada, Murjani mengungkapkan rasa hormat kepada para pendidik di SLB. Menurutnya, keberadaan mereka adalah bentuk pengabdian yang luar biasa. “Kami sangat terhormat bisa berada di SLB ini. Guru-guru di sini adalah orang-orang pilihan yang diberi amanah oleh Allah untuk mendidik anak-anak istimewa. Ini adalah teladan bagi kami semua,” tuturnya.
Peringatan Harlah ke-92 GP Ansor ini menjadi refleksi peran organisasi kepemudaan tidak hanya sebatas kegiatan seremonial, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat, membawa nilai kepedulian, kebersamaan, dan semangat gotong royong.
Melalui kegiatan ini, GP Ansor menunjukkan kebersatuan dan peran nyata untuk negeri dapat dimulai dari hal sederhana hadir, peduli, dan berbagi kebahagiaan dengan sesama. “GP Ansor lahir tanggal 24 April 1934. Semua serba empat. Seperti anak-anak kita ini yang hebat, wajah-wajah mereka ini adalah wajah penghuni surga,” ucap Murjani.
Editor: Aspian Nur