Penghargaan yang diselenggarakan oleh Majalah Top Business bersama Institut Otonomi Daerah ini menjadi bukti kuat keberhasilan strategi Pemkab Kukar sebagai motor penggerak ekonomi dan pelayanan publik.
Tak hanya Bupati, capaian membanggakan juga diraih dua entitas daerah. RSUD Aji Muhammad Parikesit berhasil meraih predikat Bintang 5, sementara PT Mahakam Gerbang Raja Migas (MGRM) memperoleh penghargaan BUMD Aneka Usaha Bintang 4. Penghargaan Top CEO masing-masing diraih oleh Martina Yulianti dan Efri Novianto.
Dalam keterangannya, Aulia Rahman Basri menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menilai penghargaan ini menjadi indikator bahwa arah pembangunan daerah melalui penguatan BUMD berjalan sesuai dengan visi “Kutai Kartanegara Idaman Terbaik”.
“Ini merupakan prestasi luar biasa dan menunjukkan bahwa capaian visi pembangunan daerah kita telah berjalan sesuai harapan,” katanya.
Lebih lanjut, orang nomor satu Kukar ini menegaskan komitmennya untuk terus mendorong inovasi di lingkungan BUMD agar mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi kemajuan daerah.
“Ke depan kita dorong lebih banyak lagi inovasi dari BUMD di Kutai Kartanegara. InsyaAllah akan semakin banyak penghargaan yang bisa kita raih,” tegasnya dengan nada optimistis.
Sementara itu, Ketua Penyelenggara, M. Lutfi Handayani, menekankan pentingnya peran BUMD sebagai pemain utama dalam perekonomian daerah.
“BUMD yang hebat tidak lahir dari kompetisi semata, tetapi dari kemauan untuk terus belajar, berbenah, dan bertransformasi,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan TOP BUMD Awards merupakan gerakan nasional untuk mendorong BUMD menjadi lebih profesional, inovatif, dan berdaya saing tinggi.
Tahun ini, ajang tersebut diikuti oleh 248 BUMD dan BLUD terbaik dari seluruh Indonesia, meningkat 4,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut, sebanyak 218 peserta berhasil melalui proses penilaian secara komprehensif.
Penghargaan ini semakin menegaskan posisi Kukar sebagai salah satu daerah yang serius dalam membangun tata kelola BUMD yang unggul, adaptif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Editor: Erwin