Dalam pesannya, Aulia menekankan bahwa Jumat Agung bukan sekadar peringatan keagamaan, melainkan refleksi mendalam tentang cinta kasih yang tulus dan pengorbanan demi keselamatan sesama.
“Saya mengucapkan selamat kepada saudara-saudara umat Kristiani. Hari ini kita diingatkan akan kasih yang begitu besar, kasih yang rela berkorban demi keselamatan kita semua,” ucapnya.
Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Jumat Agung memiliki makna universal yang relevan bagi seluruh umat manusia, tanpa memandang latar belakang agama. Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan momen ini sebagai inspirasi dalam memperkuat kepedulian sosial dan kebersamaan.
“Semoga hati kita semua dilembutkan untuk lebih mengasihi sesama umat manusia,” tambahnya.
Lebih lanjut, Aulia menegaskan pentingnya menjaga harmoni dan toleransi antarumat beragama di Kutai Kartanegara. Ia menyebut, keberagaman yang ada merupakan kekuatan besar dalam membangun daerah yang damai dan sejahtera.
Aulia melanjutkan Pemkab Kukar berkomitmen untuk terus mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang rukun, saling menghormati, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
Momentum Jumat Agung, tahun ini diharapkan dapat mempererat tali persaudaraan lintas iman serta memperkuat semangat gotong royong dalam membangun Kukar yang lebih baik.
“Dengan semangat kasih dan pengorbanan, mari kita jaga persatuan dan terus menebarkan kebaikan di tengah masyarakat,” tutupnya.
Editor: Erwin