Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Ketua PCNU Kukar Muhammad Askin yang mengajak seluruh jajaran pengurus NU mulai dari tingkat cabang, kecamatan, hingga ranting di kelurahan untuk memberi teladan dalam menunaikan zakat, infak dan sedekah.
Ketua Lazis NU Kukar Shobirin menyampaikan, gerakan ini juga menyasar partisipasi luas masyarakat, khususnya warga Nahdliyin di Kukar. “Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar, meskipun persiapannya cukup singkat karena menyesuaikan kesibukan para pengurus,” kata Shobirin kepada Korankaltim.com Jumat (20/3/2026).
Dari pelaksanaan gerakan tersebut, Lazis NU Kukar berhasil menghimpun dana sekitar Rp16 Juta serta beras sebanyak 25 kilogram. Seluruh hasil pengumpulan tersebut rencananya akan segera disalurkan kepada para mustahik yang membutuhkan.
“Setelah ini kami distribusikan kepada yang berhak menerima, dan sebagian juga akan dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan dakwah NU di Kukar,” jelas Shobirin.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para muzaki dan donatur yang telah berkontribusi dalam menyukseskan program tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi. Semoga zakat, infak, dan sedekah yang diberikan menjadi berkah dan menambah keberkahan rezeki,” tuturnya.
Lazis NU Kukar berencana mengembangkan program filantropi melalui inovasi baru berupa penggalangan “Koin NU” yang akan diluncurkan setelah Ramadan. Program ini diharapkan dapat memperluas partisipasi masyarakat dalam gerakan berbagi secara berkelanjutan.
“Ini akan menjadi langkah baru kami agar ke depan pengumpulan dana sosial bisa lebih optimal dan menjangkau lebih banyak pihak,” sebut Shobirin.
Melalui Gerakan NU Berzakat, Lazis NU Kukar tidak hanya mendorong peningkatan kesadaran berzakat, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat, sejalan dengan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin.
Editor: Aspian Nur