Langkah ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam memastikan pasokan listrik tetap andal selama Ramadan hingga perayaan Idulfitri.
Sebanyak 84 personel disiagakan dan ditempatkan di lima posko utama, yakni Tenggarong, Teluk Dalam, Sebulu, Muara Kaman, dan Senoni.
Seluruh personel tersebut bertugas menjaga sistem kelistrikan tetap optimal serta mempercepat penanganan apabila terjadi gangguan di lapangan.
Manager PLN ULP Tenggarong, Hasmon Karaeng, menegaskan bahwa kesiapan ini merupakan bentuk pelayanan maksimal kepada masyarakat.
“Selama masa siaga Idulfitrii, kami memastikan seluruh personel dan infrastruktur dalam kondisi optimal. Kami berkomitmen menjaga keandalan pasokan listrik agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman,” ujar Hasmon kepada korankaltim.com, Jumat (20/3/2026).
Selain pengamanan sistem kelistrikan, PLN juga memberikan perhatian khusus pada tempat ibadah. Petugas disiagakan di Masjid Agung Tenggarong serta tiga masjid jami lainnya di wilayah layanan, guna memastikan kelancaran pelaksanaan ibadah, terutama pada waktu-waktu krusial seperti salat tarawih hingga salat Ied.
Dalam mendukung mobilitas masyarakat, khususnya pemudik pengguna kendaraan listrik, PLN ULP Tenggarong juga menyiapkan dua unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersedia di Kantor PLN dan dapat digunakan selama 24 jam.
Kemudahan akses layanan juga menjadi prioritas selama masa siaga. Masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi PLN Mobile maupun Contact Center 123 untuk melaporkan gangguan atau mendapatkan layanan kelistrikan dengan cepat.
Dengan kesiapan personel, posko siaga, serta dukungan infrastruktur yang memadai, PLN ULP Tenggarong optimistis dapat menjaga keandalan listrik secara maksimal, sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan penuh khidmat, aman, dan nyaman.
“Kami mengajak seluruh pelanggan untuk aktif menggunakan PLN Mobile serta memastikan pembayaran listrik dilakukan sebelum tanggal 20 setiap bulan guna menghindari kendala selama masa siaga,” tutupnya.
Editor: Aspian Nur