Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan serentak TNI di seluruh Indonesia untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau selama bulan suci Ramadan.
Komandan Kodim (Dandim) 0906/Kukar Letkol Arm Benny Budiman menyebut pasar murah tersebut merupakan wujud kepedulian TNI kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga stabilitas harga pangan sekaligus meringankan beban ekonomi warga menjelang Hari Raya Idulfitri.
Ramadan merupakan momentum untuk memperkuat kepedulian sosial, termasuk dengan menghadirkan akses kebutuhan pokok yang lebih mudah dijangkau masyarakat.
“Melalui Pasar Ramadan TNI ini kami ingin membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Ini juga bagian dari upaya TNI untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam tugas pertahanan, tetapi juga dalam kegiatan sosial,” ujar Benny disela-sela kegiatan memantau langsung Pasar Ramadan TNI pagi tadi.
Kegiatan tersebut juga terhubung secara daring melalui Zoom Meeting dengan Markas Besar TNI, sebagai bagian dari pembukaan Bazar Ramadhan TNI tahun 2026 yang dilaksanakan serentak di berbagai wilayah Indonesia.
Zoom meeting itu dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda, di antaranya perwakilan Polres Kukar AKP Ridhard Nainggolan, Danyon Armed 22 Kesuma Wira Letkol Arm Novi Hardi, Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kukar Drs. Ananias, Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kukar M. Reza, serta Camat Tenggarong Syukur Eko Budi Santoso.
Dalam sambutan Panglima TNI yang dibacakan oleh Asisten Teritorial Panglima TNI Mayjen TNI Suhardi, disampaikan bahwa bazar Ramadan TNI tahun ini digelar secara serentak di seluruh Indonesia dengan menggandeng berbagai instansi terkait di masing-masing daerah.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk membantu masyarakat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga yang sesuai kemampuan daya beli masyarakat.
Setelah sambutan kegiatan dilanjutkan dengan penekanan sirene sebagai tanda dimulainya Bazar Ramadan TNI secara serentak di seluruh Indonesia. Ketua Dharma Pertiwi juga menyapa secara acak sejumlah lokasi bazar melalui sambungan virtual.
Di Tenggarong, Pasar Ramadan TNI menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga relatif lebih terjangkau dibanding harga pasaran. Beberapa di antaranya beras SPHP kemasan 5 kilogram dijual Rp57 Ribu, beras premium Setra Ramos 5 kilogram Rp77 Ribu serta beras mentik susu 3 kilogram Rp70 Ribu.
Selain itu tersedia pula gula pasir merek Vit seharga Rp17.500 per kilogram, tepung terigu Kompas Rp11 Ribu per kilogram, serta minyak goreng Minyak Kita Rp15.700 per liter dan minyak goreng Saro kemasan 2 kilogram seharga Rp37 Ribu.
Tidak hanya kebutuhan pangan, bazar tersebut juga menyediakan aneka minuman ringan, kue kering, hingga produk konveksi seperti busana syar’i dan mukena yang banyak dibutuhkan masyarakat selama bulan Ramadan.
Diharapkan kegiatan seperti ini dapat semakin mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Keberadaan TNI di daerah tidak hanya berfokus pada tugas pertahanan, tetapi juga berperan aktif membantu masyarakat menghadapi berbagai tantangan sosial dan ekonomi. Pasar Ramadhan TNI yang digelar Kodim 0906/Kukar tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat Tenggarong yang memanfaatkan kesempatan untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
“Kami berharap kegiatan ini benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Semoga dengan adanya pasar Ramadan ini, kebutuhan warga selama bulan suci dapat terpenuhi dengan lebih mudah,” tutup Benny.
Editor: Aspian Nur