Perbaikan ini diprioritaskan pada titik-titik yang dinilai membahayakan pengendara dan ditargetkan rampung secara fungsional sebelum hari raya.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Kukar, Linda Juniarti, mengatakan percepatan penanganan difokuskan pada ruas jalan dengan tingkat kerusakan yang berpotensi memicu kecelakaan.
Penanganan darurat akan difokuskan pada skema Pengadaan Langsung (PL) agar pengerjaan bisa langsung berjalan di lapangan.
Sejumlah titik prioritas yang akan segera diperbaiki antara lain perempatan lampu lalu lintas di Jalan Imam Bonjol, kawasan dekat Jembatan Repo-Repo, depan Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kukar, depan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar Matan) Kukar, serta area depan Gang Lumpur.
“Kami mengutamakan titik-titik yang rusaknya cukup parah agar tidak membahayakan pengendara, khususnya roda dua yang rawan kecelakaan di lubang jalan,” kata Linda Juniarti, Kamis (5/3/2026).
Terkait kerusakan jalan yang cukup mencolok di depan Indomaret yang berada di wilayah Kantor Bupati Kukar, Linda menyebutkan penanganan permanen masih dalam tahap proses.
Sebelumnya, pihak PU telah memasang plat besi sebagai penanganan sementara, namun plat tersebut melengkung sehingga kini diganti dengan pembatas jalan (barrier).
“Untuk titik depan Kantor Bupati, saat ini masih proses seleksi perencanaan di Bagian Layanan Pengadaan (BLP). Jika perencanaan selesai dalam satu bulan ke depan, baru akan ditayangkan untuk pengerjaan fisiknya,” jelasnya.
Meski tidak semua kerusakan jalan di dalam kota bisa diakomodir secara bersamaan, pihanya berkomitmen memaksimalkan anggaran pemeliharaan yang ada untuk titik-titik paling krusial.
Dirinya menegaskan pengerjaan pada titik-titik prioritas tersebut bisa rampung sebelum arus mudik dan silaturahmi lebaran dimulai, sehingga jalan Kota Tenggarong tetap nyaman dan aman bagi warga yang melintas.
Editor: Erwin