Kegiatan difokuskan pada pembersihan eks Kantor Disnakertrans yang akan difungsikan sebagai kantor Koperasi Merah Putih Kelurahan Melayu. Gotong royong melibatkan unsur pemerintah kecamatan dan kelurahan, tokoh masyarakat, RT, LPM, Karang Taruna, Linmas, Babinsa, Bhabinkamtibmas, ASN Kesbangpol, serta warga sekitar Pasar Maduningrat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Aulia Rahman Basri mengapresiasi semangat kebersamaan masyarakat yang terlibat langsung menyiapkan lokasi koperasi. Ia menilai inisiatif tersebut sebagai langkah konkret dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat kelurahan.
“Koperasi ini harus menjadi wadah pemberdayaan masyarakat. Semangat gotong royong hari ini menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi tidak bisa berjalan tanpa kebersamaan,” tegasnya.
Menurutnya, keberadaan Koperasi Merah Putih diharapkan mampu mendorong pertumbuhan usaha mikro dan kecil, memperluas akses permodalan, serta meningkatkan kesejahteraan warga.
Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung proses penataan dan penguatan kelembagaan koperasi agar dapat berjalan profesional dan berkelanjutan.
Bupati Kukar tampak akrab dan membaur bersama masyarakat serta jajaran Kelurahan Melayu sebagai simbol kolaborasi antara pemerintah dan warga dalam membangun daerah.
Pemerintah berharap pembangunan Koperasi Merah Putih menjadi tonggak baru penguatan ekonomi lokal berbasis partisipasi masyarakat.
Sebelumnya, Camat Tenggarong Syukur Eko Budi Santoso, memberikan arahan terkait teknis pembersihan dan penataan bangunan agar segera siap digunakan. Seluruh peserta kemudian bersama-sama membersihkan area bangunan dan lingkungan sekitar.
Editor: Erwin